Dekonstruksi Sumber Hukum Islam

  • Cover Dekonstruksi Sumber Hukum Islam
  • Cover Dekonstruksi Sumber Hukum Islam
Rp 34.800
Hemat Rp 6.960
Rp 27.840
Judul
Dekonstruksi Sumber Hukum Islam  
No. ISBN
9789795780519
Tanggal terbit
2004
Jumlah Halaman
-
Berat Buku
250 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Islam
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ··
Lokasi Stok
Stok Tersedia. icon-help
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Islam terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

DESCRIPTION


Karya ini mengkaji gagasan epistemologis seorang ulama 'radikal' dari kurun abad pertengahan: Najmuddin Thufi. Seorang ulama yang gelisah dan tertindas. Gelisah, karena dirinya merasa tak tenang berkcnaan dengan dualisme antara teks hukum Islam (fikih) dan realitas yang ia rasakan mengalami relasi tarik-menarik. Tertindas, karena sebagai dampak dari gagasannya yang 'progresif dalam bidang pemikiran fikih, ia harus menerima perlakuan yang semena-mena, ditekan secara mental dan fisik, oleh pihak penguasa yang ditopang oleh otoritas ulama yang membenci pemikirannva.


Padahal, tentu saja, Thufi tetap menempatkan teks agama pada kedudukannya yang tertinggi, karena ia merupakan landasan syariat, dan syariat adalah 'manifesto' dari kehendak Tuhan bagi semesta. Karenanya pula, Thufi mengakui keabsahan teks sebagai artikulasi Wahyu. Akan tetapi, yang penting ditekankan, kata Thufi, adalah bahwa semangat dasar yang diusung Wahyu adalah kemanusiaan, sebagaimana diktum bersama yang mengatakan bahwa "tujuan syariat (maqashid asy-syari'ah) adalah kemaslahatan (cita kebaikan)". Sehingga, apa pun alasannya, pertimbangan prioritas kemaslahatan umat di atas segalanya; mengatasi otoritas literal teks, adalah mudak dan tidak bisa ditawar-tawar lagi di dalam lapangan istinbatb hukum Islam.


Espitemologi yang ditawarkan Thufi jelas, yakni kemaslahatan. Thufi seperti hendak mendekonstruksi arus utama (main stream) yang berkembang di kalangan ulama fikih pada masanva, juga di masa-masa sekarang. Bisa dikatakan, ia adalah sang 'maestro utama' yang telah mengambil langkah radikal demi mengembalikan teks- teks hukum Islam pada kedudukannya yang semula, yakni sebagai jalan untuk mewujudkan kemaslahatan manusia, bukan sebagai tujuan pada dirinya sendiri. Langkah Thufi itulah yang telah menginspirasi lahirnya epistemologi senada yang banyak dicanangkan oleh para pemikir Muslim progresif dewasa ini; mereka berhutang pada^de dasar yang diagendakan Thufi berabad-abad yang lalu.

Buku terbitan Gaya Media Pratama lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku pengembangan Maret 2019
Buku Populer & Terlaris 2019
Resep Masakan 2019
Pelajaran Sekolah 2019