Cinta Negeri Ala Gus Mus

  • Cover Cinta Negeri Ala Gus Mus
Rp 68.000
Hemat Rp 13.600
Rp 54.400
Judul
Cinta Negeri Ala Gus Mus  
No. ISBN
9786027926462
Penerbit
Tanggal terbit
Januari - 2019
Jumlah Halaman
246
Berat Buku
250 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
135x200mm
Kategori
Islam
Bonus
diskon 20%
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
Stok Tidak Tersedia


Sinopsis:

K.H. Ahmad Musthofa Bisri alias Gus Mus adalah ulama yang bertahan pada keistikamahannya mempertahankan Islam Rahmatan Lil Alamin yang telah bersenyawa dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Khas kiai Nahdlatul Ulama. Bagi Gus Mus, kemasan itu nomor sekian dalam beragama. Yang penting itu esensinya, pengamalannya.

M. Zidni Nafi’ merangkum momen-momen ke-NU-an Gus Mus ini dalam petikan-petikan hikmah yang tak bertele-tele tapi mengena. Dan buku ini bisa menjadi jembatan antara tradisi istikamah dan kerendahhatian ulama yang telah membudaya sejak dulu dengan generasi milenial zaman now—yang cenderung grusa-grusu dan mulai kehilangan akar keagamaan dan keindonesiaannya.

Endorsement:

Suka perjalanan? Buku kumpulan dawuh-dawuh Gus Mus ini tepat sebagai teman di kapal, mobil, pesawat, dan sebagainya. Setiap judul diuraikan ringkas. Habis tamat setiap judul bisa diselingi ngobrol dengan teman baru di tengah jalan, melihat-lihat sawah dan gunung dari jendela kereta api, dan lain-lain. Lalu balik baca lagi dengan situasi kejiwaan yang segar. Setamat seluruh judul, buku keseharian tentang calo bus sampai Mahabharata ini bisa kembali dibaca dengan situasi kejiwaan yang baru lagi, yang diperbarui oleh perjalanan dan pemandangan. Sayang jumlah judulnya cuma 112. Andai 114? Hmmm.
- Sujiwo Tejo, Dalang dan Penulis Buku


Gus Mus sangat mirip dengan Gus Dur. Pembawaan dan gaya pribadinya memang berbeda, tapi ide-ide yang dibawakan sama. Gus Mus sosok kiai murni sekaligus cendekiawan yang jujur dan tidak bermain politik, memberi sumbangan kepada bangsa. Semoga ada sepuluh Gus Mus lagi.
- Greg Barton, Pengamat Islam Indonesia

Gus Mus adalah contoh konkret yang bisa kita lihat dengan mata kita sendiri dari Islam Nusantara. Dalam diri beliaulah apa yang disebut Islam Nusantara itu mewujud dan menyosok. Islam Nusantara tak perlu didefinisikan. Sebab ada 'definisi hidup', yaitu: Gus Mus.
—Ulil Abshar Abdalla, Menantu Pertama Gus Mus

REVIEW Cinta Negeri Ala Gus Mus

Buku sejenis lainnya