Catatan Najwa [Non TTD]

  • Cover Catatan Najwa [Non TTD]
  • Cover Catatan Najwa [Non TTD]
Rp 85.000
Hemat Rp 12.750
Rp 72.250
Judul
Catatan Najwa [Non TTD]  
No. ISBN
9786028740586
Penulis
Penerbit
Tanggal terbit
November - 2016
Jumlah Halaman
208
Berat Buku
200 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Biografi
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ··
Lokasi Stok
Stok Tersedia.
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Catatan Najwa berisi refleksi Najwa Shihab atas isu yang dibahas di program Mata Najwa. Dengan gaya rima yang khas, Catatan Najwa menggelitik dengan sindiran, menohok tajam, kadang seperti ajakan merenung. Inilah narasi-narasi terbaik Mata Najwa yang akan terus relevan dibaca kapan pun.

Selama para pejabat menghamba harta benda,
negara akan terus jadi sapi perah penguasa.
Saham kosong dan proyek tersedia,
begitulah kisah pejabat negara merendahkan dirinya.
(PEJABAT PEMBURU RENTE, hlm. 104)

Rakyat perlu para penegak yang berwibawa,
bekerja demi keadilan dengan bangga.
Karena kita tak membayar seragam mereka,
hanya untuk menegakkan hukum rimba.
(HUKUMAN SALAH ALAMAT, hlm. 115)

Apa arti ijazah yang bertumpuk,
jika kepedulian dan kepekaan tidak ikut dipupuk?
Apa gunanya sekolah tinggi-tinggi,
jika hanya perkaya diri dan sanak-famili?
(DARI JOGJA UNTUK BANGSA, hlm. 159)


Joko Pinurbo (Sastrawan)

"Ketika ayat-ayat Najwa dibukukan, kita dapat melihat kembali peta persoalan yang menghiasi tubuh bangsa ini."

KH. Mustofa Bisri (Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Tholibin)
"Mata Najwa, Mata Batin Kita."

Reza Rahadian (Aktor)

"Narasi seorang Najwa mampu membuat kita terkesima. Kita terpancing untuk mencerna dan memikirkan lebih saksama. Ini tak sekadar goresan kata-kata. Ini adalah keteguhan sikap dan kejelian mengolah kata dan rasa."

Sujiwo Tejo (Dalang)
"Indonesia tanpa Pancasila kehilangan dasar, Indonesia tanpa Mata Najwa kehilangan pandangan."

Surya Paloh (Chairman Media Group)
"Metro TV lahir dengan misi mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan di sini jejak langkah Najwa bermula. Inilah cara Metro TV mendidik jurnalisnya. Membangun integritas tanpa batas."

Wishnutama Kusubandio (CEO NET Mediatama Televisi)
"Menonton Mata Najwa bagi saya bukan hanya menambah value, wawasan dan hiburan, tetapi juga memberi semangat kepada diri saya sendiri dalam berkarya."


TENTANG PENULIS
Najwa Shihab adalah jurnalis di Metro TV, televisi berita pertama di Indonesia. Sebagai jurnalis senior, Najwa telah mewawancarai banyak sekali tokoh penting dalam dan luar negeri pada berbagai momen krusial. Ia secara khusus mewawancarai seluruh kandidat presiden dan wakil presiden pada setiap Pemilu langsung di Indonesia, dari 2004 hingga 2014.

Najwa juga meliput berbagai peristiwa besar dan genting. Salah satu yang paling legendaris adalah menjadi reporter televisi pertama yang melaporkan secara intensif bencana gempa dan tsunami Aceh dan Sumatera Utara pada Desember 2004.
Liputannya itu diganjar berbagai penghargaan, di antaranya Penghargaan Hari Pers Nasional dari Persatuan Wartawan Indonesia Pusat pada 2005 dan Wartawan Televisi Terbaik dari Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta.

Tujuh tahun terakhir, Najwa dipercaya mengelola program mingguan Mata Najwa yang kini menjelma sebagai program talkshow berpengaruh di Indonesia. Pengakuan atas reputasi Najwa Shihab sebagai jurnalis dan presenter Mata Najwa ditandai dengan berbagai penghargaaan jurnalistik dari dalam dan luar negeri.

Di antaranya, ia terpilih sebagai Insan Pertelevisian Terbaik dalam ajang Panasonic Gobel Awards (2016), The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2016), Presenter Talkshow Terfavorit Panasonic Gobel Awards pada 2015, Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2015), Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2011). Najwa juga meraih gelar Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television Award pada 2009 dan 2007.

Selain menjadi jurnalis, Najwa juga ditunjuk menjadi Duta Baca Indonesia (2016-2020) oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan tugas utama menyebarkan minat baca ke penjuru negeri. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini memperoleh gelar LLM (Legal Law Master) dari Melbourne Law School melalui beasiswa dari Pemerintah Australia pada 2009.

REVIEW Catatan Najwa [Non TTD]

Buku lainnya oleh penerbit - Literati-books »