Takhta untuk Rakyat : Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX

  • Cover Takhta untuk Rakyat : Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX
  • Cover Takhta untuk Rakyat : Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX
Rp 95.000
Hemat Rp 14.250
Rp 80.750
Judul
Takhta untuk Rakyat : Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX  
No. ISBN
9789792267679
Tanggal terbit
Juni - 2011
Jumlah Halaman
504
Berat Buku
500 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
150x230mm
Kategori
Biografi
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
Stok Tidak Tersedia
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

BUKU INI TERSEDIA MULAI TANGGAL  02 juni 2011

Al heb ik een uitgesproken Westerse opvoeding gehad, toch ben en blijf ik en de allereerste plaats Javaan. Zo zal de adat, zo dese niet remmend werkt op de onwikkeling, een voorname plaatz blijven innemen in de traditierijke Keraton," demikian dikatakan Sultan Hamengku Buwono IX dalam pidato penobatannya, pada tanggal 1 Maret 1940.

Sebuah pidato santun tetapi sangat dahsyat maknanya. Menunjukkan jati diri pribadi dan sekaligus sikap Keraton, yang selalu mengilhami seluruh warga masyarakat Yogyakarta ketika mereka harus menghadapi perubahan zaman. "Meski saya telah mengikuti pendidikan Barat, tetapi saya tetap orang Jawa. Sepanjang tidak menghambat kemajuan, maka adat akan selalu menduduki tempat utama dalam Keraton yang mewarisi tradisi tersebut."

Buku ini tidak hanya mengisahkan seluruh perjalanan kehidupan Sultan Yogya IX, sejak dilahirkan di Keraton, berjuang pada zaman kolonial Belanda, masa pendudukan Jepang, perang kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru sampai kemudian dimakamkan di perbukitan Imogiri, pantai Selatan Pulau Jawa.

Buku ini harus dibaca, untuk bisa memahami, mengapa warga masyarakat Yogyakarta yang selembut kain sutra berubah menjadi sekeras batu karang jika mereka merasa dipaksa dan ditekan. Bagaimanapun, kekuasaan tradisional dengan legitimasi dari falsafah leluhur sarat mistik merupakan sebuah mata air perjuangan yang tidak pernah akan kering dan sekaligus tidak mungkin disurutkan.

REVIEW Takhta untuk Rakyat : Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX

Buku lainnya oleh penerbit - Gramedia Pustaka Utama »

Buku Sejenis Lainnya »