Selasa, 03 Maret 2015
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
muthiazz94
fairuzasrg
iklisia
 Jumlah Anggota : 243187
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Akan Datang
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Import Teknik dan Design
+Buku Murah dan Promo 2015
+Buku Novel
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+CD Pembelajaran Interaktif
+EBook
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Hukum dan Undang-undang
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Produk lainnya
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 20 hari lagi

Tayang: 11 hari lagi

Tayang: 12 hari lagi

Tayang: 14 hari lagi
 
KebudayaanSejarah AgamaSejarah Dunia
Sejarah Indonesia
Display Buku


Rp 59.500
Hemat Rp 8.925
Rp 50.575
Stok Kosong


Tayang: 147 hari lagi


Tayang: 7 hari lagi
 
Maaf, untuk sementara buku ini tidak tersedia.
Judul Putroe Neng  
No. ISBN 9789790814066 
Penulis Ayi Jufridar 
Penerbit Grasindo 
Tanggal terbit April - 2011 
Jumlah Halaman
Berat Buku -
Jenis Cover Soft Cover 
Dimensi(L x P) -
Kategori Sejarah Indonesia 
Bonus
Text Bahasa Indonesia ·
Lokasi Stok gudang penerbit
Masukkan ke daftar keinginan Masukkan ke Daftar Keinginan   

Baca review buku ini Rekomendasikan buku ini
 
SINOPSIS BUKU - Putroe Neng

KEKALAHAN dalam peperangan di Kuta Lingke telah mengubah sejarah hidup Putroe Neng, perempuan cantik dari Negeri Tiongkok. Dari seorang maharani yang ingin menyatukan sejumlah kerajaan di Pulau Ruja, ia malah menjadi permaisuri dalam sebuah pernikahan politis. Pendiri Kerajaan Darud Donya Aceh Darussalam, Sultan Meurah Johan, menjadi suami pertama Putroe Neng yang kemudian juga menjadi lelaki pertama yang meninggal di malam pertama. Tubuh Sultan Meurah Johan ditemukan membiru setelah melewati percintaan malam pertama yang selesai dalam waktu begitu cepat. Menikahi Putroe Neng yang cantik jelita merupakan sebuah kebanggaan bagi banyak lelaki bangsawan. Kebanggaan itu sering dilampiaskan dalam kalimat, "Nanti malam aku akan tidur dengan Putroe Neng." Namun, hampir tidak ada lelaki yang berhasil mengatakan, "Tadi malam aku tidur dengan Putroe Neng." Malam pertama selalu menjadi malam terakhir bagi 99 lelaki yang menjadi suami Putroe Neng.

 
 
RESENSI TERKINI - Putroe Neng  
Oleh : H3NY, 06 Juni 2011-22:02:38
Rating
Awalnya melihat judul “Putroe Neng” langsung beranggapan bahwa ini adalah Novel dari Aceh dan ternyata anggapan itu benar. Dengan judul yang begitu provokativ Putroe Neng: Tat kala Malam pertama menjadi malam terakhir bagi 99 lelaki. Membuat saya penasaran akan hal itu.

“Putroe Neng” adalah sepenggal kisah tentang perempuan yang berasal dari Cina, bernama Nian Nio Liang Khie, dia masuk ke Aceh bersama ribuan Prajurit perempuan Cina pada masa Kerajaan Indra Purba pada tahun 1024. Kehadiran mereka di anggap remeh oleh pihak Kerajaan Indra Purba dan inilah yang membuat prajurit perempuan Cina tersebut berhasil mengalahkan Kerajaan Indra Purba di dalam peperangan dan mengawali sejarah berdirinya Kerajaan Seudu.

Kekalahan kerajaan Indra Purba tidak di terima dengan lapang dada oleh pihak kerajaan, mereka mengatur siasat dan menyatukan para prajurit untuk menyerang kembali pihak Kerajaan Seudu dan berhasil dikalahkan oleh kerajaan. Kekalahan dalam peperangan di kuta Lingke telah mengubah sejarah hidup Putroe Neng. Ia malah menjadi pemaisuri dalam sebuah pernikahan politis dengan Sultan Meurah johan (putra dari Kerajaan Darud Donya Aceh darussalam) yang berada di daerah daratan Gayo. Meurah Johan merupakan lelaki pertama yang menjadi korban malam pertama dengan Putroe neng perempuan cantik dari Tiongkok awalnya berniat ingin menyatukan sejumlah kerajaan kecil yang ada di pulau Ruja bersatu dibawah sebuah kerajaan besar agar tidak mudah di serang musuh.

Bagi para bangsawan menikahi Putroe Neng yang cantik jelita merupakan sebuah kebanggaan bagi mereka. Kebanggaan tersebut sering dilampiaskan dalam kalimat “nanti malam aku akan tidur dengan Putroe Neng” Namun, hampir tidak ada lelaki yang berhasil mengatakan “tadi malam aku tidur dengan putroe neng”.

Hingga ada seorang laki-laki yang bernama Syekh syiah hudam, guru dari Meurah Johan yang juga sekaligus suami terakhir Putroe Neng yang selamat setelah melewati malam pertama bersama Putroe Neng.

Novel yang bergenre sejarah ini mampu memperkaya budaya dan peradaban bangsa, sangat menarik untuk di baca selain karena pemakaian bahasa dan bumbu cerita telah mencampur adukan fakta sejarah dengan menampilkan tempat yang bagi orang Aceh itu sudah tidak asing lagi dan tetap mempertahankan nama asli dari para tokoh, walau terasa sangat Moderen.

Selama ini kisah Putroe Neng hanya dapat di dengar dari cerita para orang tua saja, kini buku hasil Karya Ayi Jufrizal berhasil membahas kisah Putroe Neng secara detail. Ketangguhan armada perang dan keahlian menaklukan samudra juga ketangguhan strategi bercinta antara Aceh dan Cina. Penulis berhasil mengisahkan penggalan sejarah putroe Neng yang begitu mengalir dan menyentuh ruang imajiner generasi muda Aceh khususnya dengan menelusuri relung-relung fakta dan penggalan cerita serta memadukan sekmen analisis ketangguhan perempuan dan kependekaran, antara cinta dan keperkasaan antara naluri kebangsaan dengan asimilasi budaya.

Karya yang luar biasa….
[Kirim Resensi] [Baca Semua Resensi]

Buku lainnya oleh penulis - Ayi Jufridar
 

Buku lainnya oleh penerbit - Grasindo
Seruak
Penulis: Vinca Callista
(Grasindo
Rp 65.000   Hemat Rp 9.750   Rp 55.250
GHO5TS
Penulis: Omadi Pamous
(Grasindo
Rp 59.000   Hemat Rp 8.850   Rp 50.150
Time [s]
Penulis: @ayaswords
(Grasindo
Rp 58.000   Hemat Rp 8.700   Rp 49.300
Lainnya »
 
 
BUKU SEJENIS
Portugis & Spanyol di Maluku
Penulis: M. Adnan Amal
(Komunitas Bambu
Rp 90.000   Hemat Rp 13.500   Rp 76.500
Napak Tilas ke Belanda : 60 Tahun Perjalanan Wartawan KMB 1949
Penulis: Rosihan Anwar
(Kompas
Rp 38.000   Hemat Rp 5.700   Rp 32.300
Bandung Awal Revolusi 1945-1946
Penulis: John R.W. Smail
(Komunitas Bambu
Rp 50.000   Hemat Rp 7.500   Rp 42.500
Asal-Usul Kota-Kota Di Indonesia Tempo Doeloe
Penulis: Zaenuddin HM
(Change
Rp 169.000   Hemat Rp 25.350   Rp 143.650
Sejarah Perkembangan Pers Minangkabau (1859 - 1945)
Penulis: Yuliandre Darwis
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 75.000   Hemat Rp 11.250   Rp 63.750
  Lainnya »
x

Kosong
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 264 hari lagi
Rp 99.900
Hemat Rp 19.980
Rp 79.920
Seri A Song Of Ice And Fire 1 : A Game Of Thrones - Perebutan Takhta (Preorder)
Buku Promo Lainnya
Buku Populer
Rinna Prasma
alhamdulillah buku yang dipesan sudah sampai terh...
Anesya Violita
Sekarang kalau mau beli buku lewat bukukita.com aj...
Sigit Budiarto, S.sos, M.si
Saya sdh lama jadi member BukuKita...nggak rugi po...
 
Tambah Lainnya
Periode Januari 2015
No Undian :
  142252140004
Anggota :
  reniprihanto
Hadiah Buku yang dipilih:
  Kekasih Terbaik ( Edisi TTD )
No Undian :
  142284822521
Anggota :
  hennykurniawan
Hadiah Buku yang dipilih:
  The Mortal Instruments #2 : City of Ashes
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
 Cari Cepat
iPad : Wi-Fi & 3G (Full Color)
Rp 59.000
Hemat Rp 7.080
Rp 51.920
CEH (Certified Ethical Hacker) 400% Illegal
Rp 59.000
Hemat Rp 7.080
Rp 51.920
Masuki Dunia Hacker Dengan C++
Rp 59.000
Hemat Rp 8.850
Rp 50.150
Ubuntu From Zero #2
Rp 59.000
Hemat Rp 7.080
Rp 51.920
Judul Selanjutnya
Cari Berdasarkan:
 

Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 (Call Only) | SMS : 083870009010 | Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2014 BukuKita.com - PT.Mitra Online Perkasa
LIHAT VERSI MOBILE