Lara Kusapa

  • Cover Lara Kusapa
Rp 24.900
Hemat Rp 1.245
Rp 23.655
Judul
Lara Kusapa
Penulis
No. ISBN
978
Penerbit
Tanggal terbit
Februari - 2009
Jumlah Halaman
164
Berat
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
130x205mm
Kategori
Romance
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit icon-help
Stok Tidak Tersedia

DESCRIPTION

International Bestseller Ccile, gadis manis 17 tahun, membatin, di sini berkumpul unsur-unsur sebuah drama ... Seorang pria penebar pesona: Raymond, ayah Ccile. Dalam balutan tubuh duda keren berusia 40 tahun ini bersemayam seorang bocah abadi yang tak kenal tanggung jawab, doyan dugem hingga subuh untuk memuaskan dahaganya akan alkohol dan wanita. Seorang wanita binal: Elsa, kekasih Raymond. Berambut merah dan berotak cetek, usianya hanya terpaut 12 tahun di atas Ccile. Ia tak pernah berniat menjadi ibu tiri gadis itu. Seorang perempuan intelek: Anne, kawan lama mendiang ibu Ccile. Tak ada yang tahu sejak kapan ia mengincar Raymond untuk dijadikan suami. Menurut Ccile, Anne terlalu cerdas untuk ayahnya, dan terlalu lurus pula! Betapa membosankan jika harus hidup seatap dengannya ... Di bawah terik mentari selatan Prancis, pesisir Laut Tengah, dalam suasana liburan yang cocok untuk bermalas-malasan, untuk pertama kalinya Ccile mencicipi berbagai hal yang tadinya asing dalam kehidupannya sebagai gadis belia yang manja: gairah asmara bersama pemuda berparas Latin dan angkara terhadap ayah yang mencintainya. Dan di tengah usahanya menggagalkan upaya Anne untuk menggaet Raymond dalam ikatan pernikahan, Ccile pun berjumpa dengan lara ... Lara Kusapa (Bonjour Tristesse) adalah novel pertama Franoise Sagan yang terbit pada 1954 di Prancis. Buku yang ditulis ketika usianya baru 18 tahun ini segera menjadi best-seller dan menyulut skandal heboh lantaran bertutur tentang seksualitas gadis remaja tanpa malu-malu. Novel ini melejitkan Sagan sebagai sosok terkemuka dalam sastra Prancis dan menjadi karya abadi yang terus dibaca orang. Sebuah buku yang asyik dibaca dan mengesankan.

REVIEW Lara Kusapa

Oleh : sahuleka, 22 Mei 2009-08:46:07

Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating
Cecile bergairah menyambut musim panas kali ini karena Raymond, ayahnya, menyewa vila idaman mereka di pantai Cote d’Azur.
Cecile juga tak keberatan dengan keberadaan Elsa, pacar baru ayahnya. Elsa doyan pesta seperti mereka, dan bukan tipe yang akan menuntut cincin dari Raymond apalagi bercita-cita jadi ibu bagi Cecile.

Singkatnya, Cecile sudah menyusun agenda musim panas ini, yaitu tiap hari molor sampai siang, berjemur, berenang, bermalas-malasan, dan wajib menggila di bar bersama ayah dan Elsa beberapa hari sekali.

Mulanya, semua berjalan sesuai rencana. Cecile dengan cepat menyesuaikan diri dengan irama hidup di surga itu, jauh dari Paris dan belajar, menikmati kebebasan mutlak. Ia pun sudah menjerat Cyril, cinta lokasinya.

Namun, kedamaian mereka terancam saat Raymond menerima kedatangan Anne, wanita cerdas berusia 40 tahun, yang sudah lama jatuh hati pada Raymond.
Tak pelak, liburan impian itu berubah jadi neraka bagi Cecile dan Elsa.

Cecile langsung membayangkan jika ayahnya menikahi Anne: mereka akan kembali ke Paris, makan teratur, belajar teratur, pacaran diatur, bicara pun diatur. Singkatnya, membosankan.

Cecile tak rela gaya hidup yang seru dan tanpa beban bersama ayahnya menjadi garing seperti Anne. Dan rencana gemilang untuk membebaskan ayahnya (dan dirinya) dari jerat Anne pun tersusun. Cecile bersama Elsa dan Cyril, yang merasa dirugikan oleh Anne, bersekongkol untuk menggagalkan pernikahan Raymond dengan Anne.

Novel tipis ini dibagi menjadi dua bagian besar, di bagian pertama kita akan diajak mengenal karakter Cecile sebagai gadis remaja yang nakal, naïf, dan belum matang. Sedangkan di bagian berikutnya, kegelisahan dan ketakutan akan masa depannya membuat Cecile tampak lebih matang dan dewasa baik dalam berperilaku maupun dalam berpikir.

Tema dan kisah yang dibangun oleh Sagan tampak biasa-biasa saja dan mungkin sangat umum dan seperti layaknya kisah-kisah sinetron. Namun, kepiawaian Sagan menyusun konflik antar tokohnya dan sedikit gambaran seksualitas Cecille dalam novel ini yang mungkin menjadikan novel ini menarik untuk dibaca, tak heran novel ini menjadi best seller dan menjadi salah satu novel klasik. Bahkan novel ini juga mengilhami Simon Gerfunkel untuk membuat salah lagunya yang terkenal, ‘Sound of Silence’

Semua peristiwa yang dialami Cecille tampak begitu nyata, dan menyentuh, menggemaskan, semua itu tersaji dengan wajar, tak ada kesan yang dilebih-lebihkan. Mungkin hal ini karena Sagan menghadirkan tokoh Cecille yang seumuran dengan dirinya sehingga Sagan tahu betul bagaimana perasaan seorang gadis remaja jika menghadapi situasi seperti yang dialami Cecille. Tentunya hal ini merupakan hal yang sangat luar biasa bagi seorang penulis yang masih berusia 18 tahun. Dan mungkin hal inilah juga yang membuat novel ini mengantar nama Sagan sebagai penulis terkenal di Prancis dan dunia.

Buku Lara Kusapa ini:
- Menjadi buku best-seller di Prancis.
- Menjadi buku best-seller di Amerika.
- Mendapat Prix Des Critiques.

WHY CHOOSE US?

TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Romance terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Produk digital

Buku sejenis lainnya

WorkLess, EarnMore the trilogy Part 1
Buku Who The Hell Are You? Buku Personal Branding
Buku pengembangan Diri Januari 2020
Buku Populer & Terlaris 2020