Kamis, 24 Mei 2012
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
ockee
ade25
cI_SauRus
 Jumlah Anggota : 127372
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Akan Datang
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Import Teknik dan Design
+Buku murah 2012
+Buku Novel
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+CD Pembelajaran Interaktif
+EBook
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Hukum dan Undang-undang
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Produk lainnya
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 55 hari lagi

Tayang: 36 hari lagi

Tayang: 41 hari lagi

Tayang: 27 hari lagi
 
Anak-AnakChicklitDrama
FantasiFiksiFilosofi
HororKomediLifestyle
MetropopMistery-ThrillerPerang
PetualanganPolitik-HukumPsikologi
RemajaRoman HarlequinRomance
SamuraiSastraScience Fiction
Sejarah FiksiSosial-BudayaSpiritualitas
SuspenseTeenlit
Display Buku


Rp 130.000
Hemat Rp 19.500
Rp 110.500
Stok Kosong


Tayang: 185 hari lagi


Tayang: 95 hari lagi
 
Maaf, untuk sementara buku ini tidak tersedia.
Judul Rara Mendut (Hard Cover)  
No. ISBN 9789792236170 
Penulis Y.B. Mangunwijaya 
Penerbit Gramedia Pustaka Utama 
Tanggal terbit April - 2008 
Jumlah Halaman 806 
Berat Buku -
Jenis Cover Hard Cover 
Dimensi(L x P) 150x230mm
Kategori Sejarah Fiksi 
Bonus
Text Bahasa Indonesia ·
Lokasi Stok gudang penerbit
Masukkan ke daftar keinginan Masukkan ke Daftar Keinginan   

Baca review buku ini Rekomendasikan buku ini
 
SINOPSIS BUKU - Rara Mendut (Hard Cover)

 
 
RESENSI TERKINI - Rara Mendut (Hard Cover)  
Oleh : echyns, 11 Juli 2008-10:49:30
Rating
Sebuah cerita klasik karya YB Mangunwijaya yang pernah dimuat sebagai cerita bersambung di harian Kompas (1982) dan di filmkan pada tahun 1983. Kini dikemas dalam sebuah trilogy yang ciamik. Bersetting kerajaan Mataram era Sultan Agung sampai pada masa putranya Susuhunan Amangkurat I yang berkisar antara tahun 1640-1677


Tokoh utama dalam novel ini terdiri tiga wanita cantik pemberani yang mempunyai banyak kesamaan, baik dalam segi nasib, cinta dan kekuatan mereka mempertahankan apa yang mereka percayai, dalam sebuah trilogi : Rara Mendut, Genduk Duku, dan Lusi Lindri. Setiap bagiannya mengisahkan perjalanan hidup dan perjuangan tokoh utamanya.


Secara keseluruhan Rara mendut berkisah tentang kehidupan tanah Jawi (Mataram) lengkap dengan segala adat istiadat dan kebiasaan penduduknya yang berada dalam masa transisi dari ajaran Hindu terhadap masuknya ajaran Islam. Kaum perempuan pada saat itu diposisikan tak lain sebagai kanca wingking yang sendika dawuh, perempuan dijadikan alat pemuas nafsu dan hanya sebagai penerus keturunan, jika diibaratkan mereka tak lebih dari kuda elok yang biasa dijadikan upeti pada zaman tersebut, dipamerkan dan dibanggakan.


Perempuan tak memiliki andil dalam pengambilan keputusan laki-laki. Walau pada kenyataannya, dibalik kelembutan dan kehalusannya tutur kata dan perilaku, perempuan menjadi tempat lelaki berteduh dan bersembunyi dari rasa takut mereka, lelaki sering tidak sadar bahwa logika mereka kerap kali diselubungi kabut jika berhadapan dengan perempuan, sehingga mereka sering gelap mata dan jatuh dalam keterpurukan.


Rara Mendut,
Seorang gadis pantai dari pesisir Jawa, tepatnya berasal dari wilayah kadipaten Pati yang terbawa arus dari lingkungan yang membesarkannya. Perjalanan nasib sebagai budak rampasan membawanya sampai ke tangan Tumenggung Wiraguna, salah seorang panglima perang kerjaan Mataram. Mendut menolak diperistri oleh sang tumenggung karena ia lebih memilh kekasihnya Pranacitra. Akibatnya Tumenggung Wiraguna yang mulai sepuh itu memungut pajak atas penolakan Mendut , namun Mendut yang terkenal sebagai gadis yang trengginas dan tak pernah ragu menyuarakan isi pikirannya, tidak kehilangan akal. Ia mencari uang dengan berjualan rokok di pasar. Bukan rokok sembarang rokok, melainkan puntung rokok bekas hisapannya. Tentu saja hal tersebut membuat heboh kaum lelaki yang penasaran akan kecantikannya, walhasil ia pun mampu membayar pajak yang diajukan Wiraguna, sehingga semakin murkalah sang panglima.


Genduk Duku
Merupakan dayang Rara Mendut, sahabat setia yang membantunya menerobos benteng Keraton Mataram dan melarikan diri dari kejaran Tumenggung Wiraguna. Setelah kematian Rara Mendut dan Pranacitra, Genduk Duku meneruskan kehidupannya dengan menjauhkan diri dari daerah kekuasaan Wiraguna. Genduk Duku yang kegigihannya setali tiga uang dengan majikannya Rara Mendut tak gentar menghadapi jalan hidup yang keras. Kemudian ia bertemu dengan suaminya, seorang nelayan yang pemberani bernama Slamet. Walau Genduk dan Slamet telah berusaha menghindar dari wilayah kekuasaan Tumenggung Wiraguna, namun garis nasib kembali mempertemukan mereka disaat sang Tumenggung kembali menunjukkan kekuasaannya. Kisah lama terulang kembali, disaat Wiraguna ingin menguasai seorang perawan kencur bernama Tejarukmi kasus Rara Mendut pun kembali terjadi. Suami Genduk Duku menjadi tumbal, berahir di keris Wiraguna


Lusi Lindri.
Putri tunggal dari Genduk Duku, mahir menggunakan senjata dan menunggang kuda Ia merupakan anggota Laskar Trinisat Kenya. Laskar ini adalah pelindung inti sang Raja dalam tiap kesempatan, yang terdiri dari 30 orang perawan cantik. Salah satu dari tugas mereka adalah membunuh siapapun yang berani menatap langsung mata sang raja. Lusi Lindri yang memiliki darah pemberontak dari sang ibu merasa jengah menyaksikan kekejaman Sunan Amangkurat I, yang tidak hanya kejam dan semena-mena tapi juga bertabiat sangat buruk, mulai dari membunuh ribuan santri, mengencani gadis manapun yang ia sukai sampai rela mencumbui istri favoritnya yang telah menjadi mayat. Lusi pun kabur memperjuangkan idealismenya, memilih jalan yang sesuai hati nurani dan bergabung dengan para pemberontak.


Banyak hal yang ingin disampaikan oleh Rama Mangun, salah satunya tentang kesewenang-wenangan kaum lelaki pada masa itu terhadap kaum perempuan. Banyak kaum lelaki yang hanya ingin menunjukkan ego dan kekuasaannya. Seperti dalam kasus Rara Mendut, Tumenggung Wiraguna bukanlah lelaki yang kekurangan perempuan di Istananya, Ia menginginkan Mendut karena melihat sosok Mendut yang liar dan pemberontak, rasa ego membuatnya semakin bernafsu untuk memiliki dan menaklukkan si dara harimau dari padang pantai.


“Maka di hadapan citra Si Mendut itulah Wiraguna dalam usia oleng ke senja hidup mulai belajar, pahit namun rupa-rupanya akan berhasil, betapa wanita itu jauh lebih daripada hiburan belaka atau pemenuhan nafsu gengsi maupun syahwat” (hal.61)

“Lelaki biasanya tidak mencintai istrinya. Mereka mencintai pipinya, rambutnya, matanya, susu-susunya, rahim yang mengandung benih dari dia. Tetapi belum sampai mencintai istrinya.” (hal.479)


Kisah ini eksotis dan penuh intrik. Walau bersetting sejarah, Rama Mangun menuturkannya dengan ringan dan secara gamblang menunjukkan keberpihakannya pada sosok perempuan. Selain karena alur ceritanya yang lancar mengalir, didalamnya juga bertaburan pepatah dan syair-syair dalam tembang Jawa, ditambah dengan humor-humor segar, pembaca diajak untuk mengikuti perjalanan para tokohnya yang penuh konflik. Seandainya pelajaran sejarah diungkapkan dengan gaya seperti ini, bukannya berbentuk buku teks yang membosankan, mungkin sejarah tidak lagi menjadi pelajaran yang membuat mata para siswa mengantuk.


Ketebalan buku dan ukuran hurufnya yang lumayan kecil dan rapat, ditambah lagi dengan banyaknya footnote untuk menerjemahkan bahasa Jawa merupakan beberapa kekurangan dalam trilogy ini. Mungkin akan lebih lengkap seandainya dilengkapi dengan peta kekuasaan kerajaan Mataran dan pergerakan para tokoh, sehingga pembaca akan lebih masuk dalam bacaan yang cukup gemuk ini (799 hal)


Y.B. Mangunwijaya dilahirkan di Ambarawa Jawa Tengah 6 Mei 1929 dikenal melalui novelnya yang berjudul Burung-Burung Manyar. Mendapatkan penghargaan sastra se-Asia Tenggara Ramon Magsaysay pada tahun 1996. Beliau banyak melahirkan novel seperti di antaranya: Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa, dan esai-esainya tersebar di berbagai surat kabar di Indonesia. Dalam bidang arsitektur, beliau juga kerap dijuluki sebagai bapak arsitektur modern Indonesia. Wafat pada Januari 2000, dimakamkan di Kentungan, Yokyakarta.
[Kirim Resensi] [Baca Semua Resensi]

Buku lainnya oleh penulis - Y.B. Mangunwijaya
Wastu Citra : Pengantar ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur Sendi-Sendi Filsafatnya Beserta Contoh-Contoh Praktis Edisi Baru
Penulis: Y.B. Mangunwijaya
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 165.000   Hemat Rp 24.750   Rp 140.250
 

Buku lainnya oleh penerbit - Gramedia Pustaka Utama
Resep Es Buah Paling Gampang
Penulis: Dapoer 2 Iboe
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 35.000   Hemat Rp 5.250   Rp 29.750
Chiffon Cake yang Lembut
Penulis: Dapur Kirana
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 39.000   Hemat Rp 5.850   Rp 33.150
Gue Nggak Matre Kok, Tapi...
Penulis: Dina Agustin
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 30.000   Hemat Rp 4.500   Rp 25.500
Lainnya »
 
 
BUKU SEJENIS
Mata Rantai Alexandria - Alexandria Link
Penulis: Steve Berry
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 85.000   Hemat Rp 12.750   Rp 72.250
BERAKSINYA SANG JACKAL JILID 2
Penulis: Frederick Forsyth
(Karisma
Rp 29.800   Hemat Rp 4.470   Rp 25.330
Ajisaka Sang Ksatria Maha Pemberani Pendobrak Sejarah
Penulis: Wawan Susetya
(Flash Books
Rp 40.000   Hemat Rp 4.000   Rp 36.000
Arvayuna
Penulis: Rianawati
(Masmedia Buana Pustaka
Rp 37.500   Hemat Rp 5.625   Rp 31.875
Husain : Sang Ksatria Langit
Penulis: Muhsin Labib
(Zahra
Rp 49.900   Hemat Rp 9.980   Rp 39.920
  Lainnya »
x

Kosong
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 249 hari lagi
Rp 50.000
Hemat Rp 7.500
Rp 42.500
Majalah CodyMaxx #23 | 2012
Buku Promo Lainnya
Sejarah Fiksi
Apr - Mei 2012
Rp 36.000
Hemat Rp 5.400
Rp 30.600
Kumpulan Mitologi dan Legenda Yunani & Romawi
Terlaris Lainnya
Buku Populer
Okky Brahmantyo ,matali
alhamdulillah, terima kasih kepada bukukita.com pe...
Widya
FYI nii, orderan saya sudah sampai hari sabtu tgl ...
Dwi Riyanto
"MANTAP BUAAANGET , SALUT bwt BUKUKITA janji kirim...
 
Tambah Lainnya
Periode April 2012
No Undian :
  133515492202
Anggota :
  lafemme_rita
Hadiah Buku yang dipilih:
  Perahu Kertas
No Undian :
  133664029858
Anggota :
  eshs
Hadiah Buku yang dipilih:
  Shitlicious (Cover Baru) : Saat Keapesan Menjadi Santapan Istimewa
Kisah Cowok Curhat
kategori: Hiburan
Amnesia
kategori: Hiburan
D'masCip Ngayalles
kategori: Hiburan
[Review] The Power..
kategori: Buku
Trik Download Cepa..
kategori: Hobi
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
 Search
Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2012 BukuKita.com - PT.Mitra Online Perkasa