Budi Daya Jamur Merang dengan Media Kardus

  • Cover Budi Daya Jamur Merang dengan Media Kardus
Rp 25.000
Hemat Rp 5.000
Rp 20.000
Judul
Budi Daya Jamur Merang dengan Media Kardus  
No. ISBN
979
Penulis
Tanggal terbit
Maret - 2007
Jumlah Halaman
72
Berat Buku
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
150x230mm
Kategori
Perkebunan-Pertanian-Perikanan
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit icon-help
Stok Tidak Tersedia
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Perkebunan-Pertanian-Perikanan terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

DESCRIPTION

Jamur merang (Volvariella volvacea) disebut dengan “jamur merang” karena umumnya ditanam di media merang (sekam padi). Namun, jamur merang ternyata dapat tumbuh dengan baik di media olahan kardus bekas seperti yang dikembangkan oleh penulis. Jamur merang yang ditanam pada media kardus ini selanjutnya lebih dikenal dengan sebutan “jamur kardus”. Jamur kardus dapat menjadi alternatif bagi masyarakat perkotaan yang ingin menanam jamur merang dan kesulitan mendapat media merang, sekaligus merupakan solusi penanganan limbah perkotaan yang semakin meningkat setiap harinya. Hasil panen jamur dari media kardus pun terbukti lebih unggul, yakni lebih putih, lebih kenyal, dan lebih tahan lama. Selain itu, jamur kardus beraroma wangi, tidak seperti jamur merang pada umumnya yang baunya apek.

Anda penasaran dengan jamur kardus dan ingin mencoba? Simak lebih dalam isi buku ini yang ditulis langsung oleh pakarnya.

Buku terbitan AgroMedia Pustaka lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku pengembangan Maret 2019
Buku Populer & Terlaris 2019
Resep Masakan 2019
Pelajaran Sekolah 2019