Daedi Wong Wadon : Representasi Sosial Perempuan Jawa di Era Modern

  • Cover Daedi Wong Wadon : Representasi Sosial Perempuan Jawa di Era Modern
  • Cover Daedi Wong Wadon : Representasi Sosial Perempuan Jawa di Era Modern
Rp 149.000
Hemat Rp 22.350
Rp 126.650
Judul
Daedi Wong Wadon : Representasi Sosial Perempuan Jawa di Era Modern  
No. ISBN
9786027225015
Tanggal terbit
Februari - 2016
Jumlah Halaman
-
Berat Buku
550 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Referensi Umum
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ··
Lokasi Stok
Stok Tersedia. icon-help
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Referensi Umum terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

DESCRIPTION


Tak banyak perempuan Jawa mengenal istilah 'feminisme', tetapi mereka adalah feminis yang terus bergerak dalam senyap, untuk merebut otonomi diri tanpa keluar dari sistem nilai yang selama ini dianggap sebagai penjara. Perempuan Jawa mendobrak tanpa suara, melawan tanpa senjata, mendekonstruksi tanpa berteori dan memenangi pertarungan tanpa membuat pihak yang kalah merasa dikalahkan. Risa memperlihatkan kompleksitas budaya untuk mencerna pertemuan arus modern dan pergulatan budaya dari masyarakatjawa pada buku ini.

Maria Hartiningsih, Wartawan Senior Kompas dan Penults.


Kelompok perempuan bukan suatu kelompok yang homogen. Ia beragam bukan saja berdasarkan latar belakang pendidikan, sosial budaya ataupun ideologi yang dianutnya, tetapi juga berdasarkan bagaimana sebagai perempuan ia merepresentasikan dirinya.  Buku ini memaparkan hal yang terakhir disebutkan. Representasi sosial kelompok perempuan yang ditemukan ternyata memberikan gambaran yang tidak terduga karena sebagian tergali dari alam bawah sadar perempuan itu sendiri. Suatu hal yang bisa membuat kita tercenung, bahkan penganut feminisme terhenyak.

Nani Nurrachman, Psikolog Sosial Universitas Atmajaya-Jakarta, Peneliti dan Penulis.


Membaca feminisme seolah-olah selaiu saja kita dihadapkan pada konstruksi teoritik barat. Termasuk gerakan-gerakan perempuan mendasarkan pandangannya pada cara perempuan Eropa bergerak. Padahal setiap gerakan tidak lepas dari konteks sosial budaya di mana perempuan berada. Risa Permanadeli, memberikan kita perspektif lain untuk membaca feminisme dan perempuan dalam lingkaran kebudayaan Indonesia, ia mencatat dan merekam pola-pola adaptasi feminisme dan modernitas dengan tetap melihat bagaimana kebudayaan di mana perempuan tumbuh.' Buku ini memberikan gambaran mengenai perempuan, kecantikan, dan pergulatan perempuan dalam pefjalanan Indonesia menjadi modern. Patut menjadi sebuah pegangan untuk membaca ulang perempuan Indonesia.
Suharti, Direktur Rifka Annisa Yogyakarta

Buku terbitan Diandra Primamitra lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku pengembangan Maret 2019
Buku Populer & Terlaris 2019
Resep Masakan 2019
Pelajaran Sekolah 2019