Perang ubud: Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran hidup yang Tak Terlupakan

  • Cover Perang ubud: Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran hidup yang Tak Terlupakan
Rp 65.000
Hemat Rp 13.000
Rp 52.000
Judul
Perang ubud: Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran hidup yang Tak Terlupakan  
No. ISBN
9786025254178
Penerbit
Tanggal terbit
November - 2018
Jumlah Halaman
318
Berat Buku
400 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Sejarah Agama
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Komunitas Muslim yang baru lahir di Madinah membutuhkan pelajaran dan  guncangan keras agar mereka tumbuh menjadi umat yang kokoh dan maju. Pada peperangan inilah pertama kalinya kaum Muslim menentang pemikiran dan pendapat Rasulullah. Menjelang peperangan, Nabi saw. mengusulkan agar mereka menggelar perang kota: membiarkan musuh masuk mengalir memasuki jalan-jalan di kota Madinah, lalu pasukan Muslim menyerang mereka dengan panah, tombak, dan lemparan batu. Namun, para sahabat mendesak Rasulullah agar menyambut musuh. Rasul mengikuti keinginan mereka. Ketidakpatuhan seperti itu pulalah yang menghancurkan pasukan Muslim dalam perang ini. Mereka tak mematuhi perintah Rasulullah. Hasrat dunia keinginan mendapatkan pampasan perang menghancurkan kemenangan yang ada di depan mata.

Perang Uhud juga menerbitkan kepedihan mendalam di dada Rasulullah dan kaum Mulsimin. Hamzah, Sang Singa Allah, gugur dengan dada dikoyak dan jantung ditanggalkan dari tubuhnya. Beberapa sahabat lainnya gugur dalam perang ini termasuk sang utusan Rasulullah, rasulu rasulillah, Mush’ab ibn Umair. Ia gugur setelah mempertahankan panji kaum Muslimin hingga kedua tangannya putus ditebas musuh. Kesadaran untuk setia dan menegakkan disiplin yang tumbuh di kalangan Muslim harus ditebus dengan harga yang sangat tinggi.

Yang terindah, di atas semua itu, Nabi senantiasa hadir sebagai penyayang bagi segenap umatnya.

Buku ini menuturkan dengan apik berbagai peristiwa yang berlangsung di tanah Madinah, baik sebelum, selama, dan setelah kecamuk Perang Uhud. Berbagai peristiwa dituturkan dengan gaya bahasa yang mengalir ringan, membuat pembaca seakan-akan menyaksikan berbagai peristiwa itu secara langsung.

Berbagai peristiwa dan gejolak social yang terjadi setelah Perang Uhud digambarkan dengan menarik sehingga pembaca memahami konteks yang melatari turunnya ayat-ayat Al-Qur’an pada periode ini, termasuk salah satu peristiwa penting dalam kehidupan Rasulullah, yaitu hadits al-ifk—kabar dusta tentang Ummul Mukminin Aisyah r.a., juga dinamika dan konflik social yang berlangsung antara kabilah Aus dan Khazraj, antara Muslim dan Yahudi, juga antara Muhajirin dan Anshar. Semuanya diramu dan disampaikan dengan gaya tutur yang ringan.

REVIEW Perang ubud: Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran hidup yang Tak Terlupakan

Buku Sejenis Lainnya »