Bulan Sabit di Kota Vientiane ( Catatan Persinggahan Di Negeri Orang )

  • Cover Bulan Sabit di Kota Vientiane ( Catatan Persinggahan Di Negeri Orang )
  • Cover Bulan Sabit di Kota Vientiane ( Catatan Persinggahan Di Negeri Orang )
Rp 44.000
Hemat Rp 8.800
Rp 35.200
Judul
Bulan Sabit di Kota Vientiane ( Catatan Persinggahan Di Negeri Orang )  
No. ISBN
9786029276442
Penulis
Tanggal terbit
November - 2014
Jumlah Halaman
-
Berat Buku
260 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Sejarah Dunia
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ··
Lokasi Stok
Stok Tersedia.

DESCRIPTION


Vientiane adalah sebuah kota dengan eksotisme Budhisme yang kental. Kota ini bahkan Kota sejuta Kuil. Kuil Wat Sisaket, adalah buktinya. Kuil ini merupakan kuil terindah di Vientiane . Tak hanya indah, kuil ini juga bernilai sejarah tinggi. karena, inilah satu-satunya kuil yang terbebas dari amukan tentara Siam saat Vientiane diduduki pada tahun 1827 M. Kuil ini menjadi rumah bagi lebih dari enam ribu patung Budhha dengan beragam ukuran dan terbuat dari berbagai bahan seperti Kaca, Batu, dan Perunggu.

Selain Wat Sisaket, ada pula situs religius Ho Phra Keo, yang kini menjadi sebuah museum. Ho Phra Keo dibangun pada tahun 1565 sebagai tempat persemayaman patung Emerald Buddha, sebuah patung Buddha yang paling dihormati. Patung ini bagai bernyawa, lantaran ia menjadi rebutan rezim-rezim penguasa sebagai legitimasi spiritual bagi kekuasaan mereka. Kini, patung itu bersemayam di Bangkok, tepatnya di istana raja Thailand.

Selain Wat Sisaket, ada pula situs religius Ho Phra Keo, yang kini menjadi sebuah museum. Ho Phra Keo dibangun pada tahun 1565 sebagai tempat persemayaman patung Emerald Buddha, sebuah patung Buddha yang paling dihormati. Patung ini bagai bernyawa, lantaran ia menjadi rebutan rezim-rezim penguasa sebagai legitimasi spiritual bagi kekuasaan mereka. Kini, patung itu bersemayam di Bangkok, tepatnya di istana raja Thailand.

Dominasi Buddhisme di Vientiane begitu kuat. Lalu adakah denyut islam di kota ini? Apakah "bulan sabit" pemah singgah di kota ini? Catatan perjalanan penulis dalam buku ini terlalu sayang untuk Anda lewatkan. Tak hanya Vientiane, pengalaman perjalanan penulis di berbagai kota dan negara juga menghiasi. Tentang wanita berhati suci di Canberra, Australia; tentang sopir taksi Singapura yang nasionalisme Indonesia-nya sangat tinggi tentang Thailand dan pesona budayanyaT tentang hubungan Bahasa Tagalog, Filipina, dan Bahasa Indonesia; hingga pengalaman pahit di "negeri dongeng" Brunei Darussalam. Jika Anda pecinta petualangan, buku ini tak patut Anda lewatkan. Juga bagi Anda yang menggandrungi kisah perjalanan, tak ada alasan untuk tak mengoleksi buku ini. SELAMAT MENJELAJAH!

REVIEW Bulan Sabit di Kota Vientiane ( Catatan Persinggahan Di Negeri Orang )

GOODREADS REVIEW Bulan Sabit di Kota Vientiane ( Catatan Persinggahan Di Negeri Orang )

Buku lainnya oleh penerbit - Diandra Primamitra

Buku sejenis lainnya