Display Buku
9 Summers 10 Autumns (Cover Film)
 
Rp 54.000
Hemat Rp 10.800
Rp 43.200

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari chillphy
 
  16 Juli 2013 - 11:16:07

Isi Resensi :
9 Summers 10 Autumns


“Membuka kenangan lama yang terhampar di belakang memberikan makna baru terhadap keberhasilan ataupun kegagalan saat ini. Kita selalu bisa kembali ke masa lalu. Kenangan itu, betapapun pahitnya, selalu bisa dikenang dan ditempatkan kembali di ruang yang lebih tepat di hati kita, dan biarlah memori beristirahat di sana. Biarlah kita kunjungi suatu saat.” Iwan Setiawan – 9 Summers 10 Autumns Iwan Setiawan adalah anak seorang sopir angkot yang tumbuh dengan mimpi yang terlalu sederhana – punya kamar tidur sendiri. Mimpi yang mendatanginya saat harus berbagi kamar dengan saudara – saudara perempuannya di rumah mungil 6 X 7 meter yang dihuni tujuh orang. Perjalanan hidupnya terselamatkan oleh kesaktian seorang ibu yang membawa anak – anaknya tumbuh melampaui kesederhanaan yang lebih cocok disebut kemiskinan. Ibu yang membelah satu telur dadar untuk dua atu tiga orang. Ibu yang menghadirkan demokrasi berbagi di tengah pergulatan hidup. Ibu yang tahu barang mana lagi yang bisa digadai untuk membayar uang sekolah anaknya. Kisah sebuah keluarga sederhana yang babak belur berjuang demi menggapai mimpi lewat pendidikan. Yang indah dari buku ini bukanlah pencapaian akhirnya, tapi tentang keajaiban cinta keluarga yang menghangatkan. Bukan hanya indah tapi romantis. Kisahnya hidupnya berawal dari kota kelahirannya di Batu – Jawa Timur. Tapi yang unik, ceritanya tidak dimulai dari sana. Kisahnya justru dimulai dari tempat lain yang jauhnya bahkan belum pernah diimpikan sebelumnya. Saat membaca buku ini, saya merasa dibawa tenggelam ke dalam ceritanya. Saya menitikkan air mata mengenang kedua orang tua saya dan saudara – saudara yang saya sayangi. Dia berhasil membuat sebuah kisah nyata perjuangan keluarga menjadi sebuah kisah yang manis dan romantis. Ya…, memang romantis. Awalnya saya hanya penasaran karena banyak yang membicarakan buku ini. Setelah dibeli pun saya masih ogah – ogahan untuk mulai membacanya. Tapi kemudian setelah membacanya, saya bersyukur menemukan buku ini. Ada tiga hal besar yang temukan terselip dalam buku yang terinspirasi kisah nyata ini. Pertama – keluarga dengan kehangatannya adalah kekayaan yang dianugerahkan Tuhan. Karunia yang mampu menyelamatkan kita dari kekerasan badai hidup. Kedua – pendidikan adalah sesuatu yang tak pernah sis – sia untuk diperjuangkan. Pendidikan tidak hanya mampu membantu kita meraih mimpi, tapi kesaktiannya mampu membawa kita meraih mimpi yang hanya berani kita impikan dalam mimpi. Ketiga – tentang indahnya punya mimpi dan alangkah romantisnya cerita sebuah perjuangan meraih mimpi. Anda punya mimpi…??? Anda sedang berjuang menggapai mimpi…??? Percayalah, setelah membaca buku ini, anda akan bangga menjadi seorang pejuang mimpi. “Impian haruslah tetap menyala dengan apapun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna. Meskipun itu retak – retak.” Iwan Setiawan – 9 Summers 10 Autumns
Rating




 
 
[Semua Resensi Buku Ini]

[Kirim]