Menatap Punggung Muhammad

  • Cover Menatap Punggung Muhammad
Rp 35.000
Hemat Rp 5.250
Rp 29.750
Judul
Menatap Punggung Muhammad
Penulis
No. ISBN
-
Penerbit
Tanggal terbit
Agustus - 2010
Jumlah Halaman
-
Berat
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Spiritualitas
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit icon-help
Stok Tidak Tersedia

DESCRIPTION

Dalam kisah ini, tokoh Aku adalah seorang non-Muslim yang melakukan 'pencarian' setelah ia bermimpi bertemu dengan Muhammad Sang Nabi. Sebuah mimpi yang menyentakkan kesadarannya, sebab dalam mimpi itu Muhammad berpesan padanya tentang kebaikan. Sesuatu yang ia tahu tak mungkin ia tolak---siapapun yang mengatakannya. Mulanya, ia berusaha menolak mimpi itu. Tetapi, semakin ia tolak, bayangkan Muhammad dalam mimpinya semakin lekat dalam ingatannya.

Entah bagaimana mimpi ini terus menerus membuatnya gelisah. Ada semacam getar spiritual yang ia rasakan dalam hatinya, ia sama sekali merasa tak pantas menerimanya, sementara sosok Muhammad begitu memesona. Bila mimpi bertemu dengan Muhammad adalah mimpi yang suci bagi mereka yang Muslim, batinnya, mengapa mesti aku yang mendapatkannya? Sampai saatnya, ia memutuskan untuk memulai sebuah pencarian---menemukan Muhammad.

***

Menatap Punggung Muhammad sesungguhnya adalah sebuah surat panjang yang ditulis seorang lelaki pada kekasihnya. Surat tersebut menceritakan kisah pencarian si lelaki dalam memecahkan makna pesan yang ia dapatkan dalam sebuah mimpinya bersama Muhammad Sang Nabi...


REVIEW Menatap Punggung Muhammad

Oleh : Mauliana, 08 Jan 2011-18:56:30

Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating
"Apakah yang lebih besar dari iman?"
Lalu kutatap lagi sosok lelaki yang tampak agung itu: Muhammad.
"Kebaikan," katanya tiba-tiba, "Melebihi apapun, adalah yang paling utama dari semuanya. Aku menyebutnya ihsan."

Itulah mimpi yang didapat oleh tokoh "aku" dalam cerita ini, tokoh utama yang tidak akan kita ketahui jati dirinya sampai di akhir cerita, tetapi telah mampu membuat hati saya bergetar hebat dan berurai air mata membaca suratnya.

Novel ini adalah sebuah surat sepanjang 100 halaman yang ditulis oleh "aku" untuk sang kekasih, Azalea.
"Aku" bermimpi bertemu dengan Rasulullah, hal yang sangat diinginkan oleh umat Islam di belahan dunia manapun, padahal "aku" adalah seorang non-muslim. Mungkin mimpi bagi kebanyakan orang hanyalah merupakan bunga tidur, begitu pula mimpi ini, yang awalnya dianggap biasa saja oleh "aku". Namun ternyata setiap detail dari mimpi itu kerap mengganggunya dan akhirnya membawa "aku' pada episode panjang sebuah penjalanan "pencarian" tentang tokoh Rasulullah. Perjalanan yang membuatnya meninggalkan keceriaan masa mudanya, meninggalkan keluarganya, dan juga kekasih yang sangat dicintainya.

Menariknya bahwa "aku" menggunakan metode empiris untuk melakukan pencariannya. Dimulai dari memahami hakekat dan esensi tidur itu sendiri, yang entah bagaimana dapat mengantarkan manusia ke alam mimpi. Sebuah alam bawah sadar yang tidak mungkin dapat direncanakan sebelumnya.

Dalam usahanya untuk mengenal tokoh Muhammad, "aku" menggeluti begitu banyak sumber, baik sumber yang berasal dari kalangan muslim sendiri maupun sumber-sumber yang berasal dari non-muslim. Cukup banyak data dan informasi yang "aku" sampaikan agar sang kekasih (yang juga non-muslim) dapat memahami"pencarian" yang tengah dilakukannya, yang juga ternyata mampu membuat saya semakin meyakini Rasulullah sebagai sosok yang 99,9% sempurna (karena sesungguhnya hanya ALLAH-lah pemilik kesempurnaan).

"Aku" memulai pencariannya dengan melihat saat-saat terakhir dalam episode kehidupan Rasulullah. Peristiwa dengan Ukasyah di dalam mesjid usai Rasulullah memimpin shalat subuh berjamaah menunjukkan betapa dalam orang-orang di sekeliling beliau mencintainya. Begitu besar kecintaan mereka sehingga kesedihan yag mendalam atas kepergian Rasulullah mampu melumpuhkan sebuah kota (Madinah).

Inilah buku yang membuat saya merasa sangat malu karena "aku" yang non-muslim mampu melakukan sebuah pencarian untuk lebih mengenal Rasulullah, sementara saya yang sudah menjadi muslim lebih dari 40 tahun, tidak lebih banyak tahu tentang tokoh yang menjadi junjungan saya (sebuah tamparan keras yang sama sekali tidak menyakitkan tapi mampu membuat saya menangis dan merenung).

Inilah buku yang menyadarkan saya bahwa saya belum mampu berbuat kebaikan sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Saya yang mengaku beragama islam belum mampu meneladani sikap Rasulullah walau seujung kuku.

Aku menatap punggung Muhammad yang menjauh.... Terus menjauh.
Entah mengapa ada perasaan sedih yang teramat dalam saat ia meninggalkanku di tempat itu sendirian. Aku benar-benar tak rela melepasnya pergi... Aku menatap pungungnya dan memanggilnya kembali dengan mata rinduku...

dan inilah buku yang mampu membangkitkan kerinduan saya yang tak tertahankan akan hadirnya sosok agung sang Rasulullah. Manusia mulia kekasih ALLAH.

WHY CHOOSE US?

TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Spiritualitas terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Karya Fahd Djibran lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku terbitan Kurniaesa lainnya:

WorkLess, EarnMore the trilogy Part 1
Buku Who The Hell Are You? Buku Personal Branding
Buku pengembangan Diri Januari 2020
Buku Populer & Terlaris 2020