Septictank

+1 rating+1 rating+1 rating+0.5 rating+0 rating
3.61 avg rating - 36 Goodreads ratings
  • Cover Septictank
Rp 79.000
Hemat Rp 15.800
Rp 63.200
Judul
Septictank
No. ISBN
9786022915607
Tanggal terbit
Maret - 2019
Jumlah Halaman
200
Berat Buku
230 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Inspirasional
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit icon-help

DESCRIPTION

Politik adalah sesuatu yang rumit. Penuh kejutan seperti cerita misteri yang tak berujung. Dan, tidak pernah sesederhana seperti yang terlihat.

Keterikatan Pandji dengan dunia politik berawal dari banyak hal yang membuatnya gelisah. Ia pun menuangkannya lewat lagu, buku, hingga stand up comedy. Namun, ketika akhirnya Pandji terseret lebih dalam lagi dan terlibat sebagai tim kampanye, ada banyak hal mengejutkan yang tidak ia duga sebelumnya.

Pengalaman Pandji nyemplung ke politik dibahas secara mendalam di buku ini. Mulai dari ketertarikan pertama, keterlibatannya dalam kampanye, hingga pandangannya terhadap politik pada masa depan. Tak hanya itu, ia juga memberikan starter kit demokrasi dan politik untuk kita semua, terutama bagi pemilih muda yang masih kebingungan dalam meletakkan aspirasinya.

Bagi Pandji, nyemplung ke kolam politik sama saja seperti nyemplung ke septictank. Temukan alasannya di buku ini.


Keunggulan
�    Aktifnya Pandji sebagai juru bicara calon gubernur pada tahun lalu membuat publik bertanya-tanya mengenai latar belakang dan motifnya. Semua rahasia dibahas lengkap di buku ini.
�    Tidak hanya membahas tentang pengalaman Pandji, para pemilih muda juga bisa mempelajari hal-hal yang perlu mereka tahu mengenai dunia perpolitikan di Indonesia.

Tentang Penulis
Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo (lahir di Singapura, 18 Juni 1979; umur 39 tahun) adalah seorang aktor, penyiar radio, presentertelevisi, penulis buku, penyanyi rap, dan pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia.

Ia tercatat sebagai mahasiswa Desain Produk, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 1997. Pandji memulai kariernya sebagai penyiar radio di Hard Rock FM Bandung selama dua tahun sampai 2003 bersama Tike Priatnakusumah, sebelum pindah ke Jakarta dan menjadi penyiar Hard Rock di Jakarta selama tiga tahun, terkenal karena kolaborasinya bersama Steny Agustaf.
Pandji juga memandu acara reality show Kena Deh yang ditayangkan di Trans7 dan mendapat sambutan populer, dan ditayangkan semula di ANTV pada 2008. Dia juga pernah memandu acara siaran pertandingan NBA di JakTV, karena dia sangat berminat dengan olahraga basket.

Pada 2008, ia merilis album musik rap pertamanya berjudul Provocative Proactive, yang menampilkan beberapa artis seperti Tompi, Steny Agustaf dan istrinya sendiri, Gamila Arief.

Pada 2009, ia juga meluncurkan album kedua, You'll Never Know When Someone Comes In And Press Play On Your Paused Life. Dan di awal 2010, pada 21 Januari bersama para penyiar yang tergabung di MRA, Pandji menyumbangkan suaranya di album THIS IS ME, yang merupakan album amal. Penjualan dan keuntungan album ini diberikan pada Yayasan Onkologi Anak Indonesia. Ia tampil di beberapa acara musik seperti Soulnation. Albumnya pada 2010, Merdesa, menuai keuntungan besar dengan menerapkan strategi free lunch method yang diakui oleh Hermawan Kertajaya.

Pada tanggal 21 Mei 2012, bertepatan dengan 14 tahun turunnya Soeharto, Pandji mulai  meluncurkan album hiphop ke 4-nya berjudul 32. Lagu lagu seperti Demokrasi Kita dan Indonesia Free adalah musikalisasi dari pidato Mohammad Hatta. Album 32 juga berisi lagu seperti GR feat Abenk Ranadireksa (Soulvibe), lalu Untuk Sahabatku feat Davinaraja(The Extralarge) yang ia tulis sebagai persembahan kepada para penikmat musiknya selama 5 tahun berkarier.

Memulai kariernya sebagai seorang pelawak tunggal pada tahun 2010. Diawali dari Twivate Concert pertama yang ia lakukan di bulan April, Pandji akhirnya memantapkan niatnya untuk membangun awareness masyarakat tentang pelawak tunggal ini sendiri. Ia juga pencetus gagasan adanya kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di Kompas TV

Pada 28 Desember 2011, Pandji memproduksi sendiri acara komedi tunggal spesialnya di Teater Usmar Ismail, Bhinneka Tunggal Tawa dimana dihadiri ratusan penggemar.[3] Ia tampil di dua show yang menampilkan pelawak tunggal pembuka Ernest Prakasa, Sam D. Putra, Luqman Baihaqi, dan lain-lain. Selain itu dia juga membuat special show lainnya, seperti Mesakke Bangsaku yang diselenggarakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Tanggal 8 Desember dia menggelar pertunjukan spesial dengan nama INDONESIA: (baca: Indonesia titik dua) gabungan konser hip hop, dengan komedi tunggal yang bernamakan Merdeka Dalam Bercanda, peluncuran buku Berani Mengubah, dan peluncuran album keempatnya, Album 32. Pagelaran ini sungguh tidak biasa karena di selenggarakan di Museum Nasional atau yang lebih dikenal dengan Museum Gajah.
Dirinya pun sebagai orang Indonesia pertama yang keliling dunia dengan karyanya, Juru Bicara adalah karya terbaru dari special show komedi tunggalnya. Juru Bicara merupakan world tour keduanya Pandji, setelah Mesakke Bangsaku.

Sebagai seorang penulis Pandji telah menerbitkan Nasional.Is.Me (2011), Merdeka dalam Bercanda (2012), Berani Mengubah (2012), Degalings (2014), Menemukan Indonesia (2016), Juru Bicara (2016), Persisten (2017), Septictank (2019).

Goodreads Review Septictank

WHY CHOOSE US?

TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Inspirasional terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Karya Pandji Pragiwaksono lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku terbitan Bentang Pustaka lainnya:

Buku pengembangan Maret 2019
Buku Populer & Terlaris 2019
Resep Masakan 2019
Pelajaran Sekolah 2019