Pendekar 4 Alis #3: Duel Antara Dua Jago Pedang

  • Cover Pendekar 4 Alis #3: Duel Antara Dua Jago Pedang
Rp 50.000
Hemat Rp 7.500
Rp 42.500
Judul
Pendekar 4 Alis #3: Duel Antara Dua Jago Pedang
Penulis
No. ISBN
9789797840662
Tanggal terbit
2006
Jumlah Halaman
288
Berat
250 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Saduran
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ··
Lokasi Stok
Stok Tersedia. icon-help

DESCRIPTION

Serial Pendekar 4 Alis terdiri dari: 1. Kaisar Rajawali Emas 2. Si Bandit Ahli Bordir 3. Duel Antara 2 Jago Pedang 4. Rumah Judi Pancing Perak 5. Keajaiban Negeri Es 6. Perkampungan Hantu 7. Duel di Bu Tong 8. Manusia yang bisa menghilang 9. Sang Ratu Tawon 10. Senyuman dewa Pedang 11. Pertempuran di hutan bunga Tho

REVIEW Pendekar 4 Alis #3: Duel Antara Dua Jago Pedang

Oleh : ima, 30 Jul 2007-12:16:35

Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating
Boleh dibilang seri ketiga Pendekar Empat Alis ini adalah yang paling seru (saat resensi ini ditulis baru terbit 8 buku pertama). Bayangkan, dua orang jago pedang terbaik di dunia persilatan yang sama-sama mempunyai jurus pedang secepat kilat yang hanya digunakan untuk membunuh dan sama-sama senang berpakaian putih-putih, beradu nyawa hanya untuk mengetahui siapa yang terbaik di antara mereka. Siapa sih kedua jago pedang ini? Apakah salah satu di antaranya Pendekar Empat Alis?

Bila sudah membaca buku pertama Pendekar Empat Alis, anda pasti tahu kalau Liok Siau-hong yang memiliki kumis berbentuk seperti alis itu tidak suka membunuh. Ia tidak pernah menenteng pedang ke mana-mana. Senjatanya hanyalah jari-jemarinya sendiri yang mampu menjepit mata pedang secepat kilat dan mematahkannya dengan santai. Dan bila sudah membaca buku keduanya yang berjudul Si Bandit Ahli Bordir, anda pasti juga tahu kalau kedua jago pedang jumawa yang hendak berduel itu adalah Sebun Jui-soat dan Yap Koh-seng yang dijuluki Pek-in-sengcu.

Siau-hong merasa sedih dengan rencana duel ini. Ia tidak suka melihat dua temannya saling bunuh. Jui-soat memang sahabat lamanya, tapi belum lama ia sudah menjalin pertemanan dengan Koh-seng (baca buku kedua). Ia sadar, tak mungkin membujuk kedua pendekar angkuh itu untuk membatalkan duel. Apalagi rencana duel sudah diumumkan ke khalayak ramai.

Rencana duel maut ini sendiri sudah diundur sebulan atas permintaan Jui-soat dan lokasinya dipindah ke komplek istana kaisar, tepatnya di atas wuwungan ruang sidang kaisar. Tapi akibat pengunduran ini, puluhan nyawa melayang. Mereka adalah para petaruh besar. Semula Yap Koh-seng diunggulkan di pasar taruhan, tapi begitu ada isu ia terluka parah maka semua pun geger. Mereka yang tak rela hartanya habis mendadak, memilih membunuh petaruh yang menjagokan Sebun Jui-soat agar pertaruhan batal.

Situasi makin kacau setelah makin banyak orang yang terbunuh. Siau-hong bukan lagi hanya merasa sedih, tapi juga marah karena beberapa di antaranya adalah sahabatnya sendiri. Mereka tewas setelah digigit ular beracun. Sedangkan korban lainnya terbunuh dengan leher bolong. Karena Pek-in-sengcu benar-benar terluka, maka dalang pembunuhan itu pun ditimpakan pada Sebun Jui-soat yang belum juga mau menampakkan batang hidungnya.

Liok Siau-hong merasa lega ketika akhirnya berhasil bertemu muka dengan Jui-soat. Namun rasa lega cepat tergantikan oleh rasa senang dan khawatir pada saat yang bersamaan. Jui-soat ternyata sudah beristri dan hampir punya anak sehingga sikapnya berubah, tak sedingin dulu dan menjadi peragu. Padahal meski terluka, Koh-seng yang ganti menghilang itu tidak mudah untuk ditundukkan.

Karena Jui-soat menyangkal sudah membunuh para korban dengan leher berlubang, maka Siau-hong mengadakan penyelidikan. Hasilnya, ia malah terbawa masuk ke dalam kalangan kaum kasim istana. Pendekar Empat Alis pun menduga adanya konspirasi tingkat tinggi yang memanfaatkan rencana duel maut ini untuk tujuan berbahaya.

Gan KL berhasil menyadur cersil ini dengan baik sehingga cerita mengalir dengan lancar dan membuat kita terus terpaku dan menyibak halaman-halaman buku. Kita merasa senewen sekaligus geli saat membayangkan bagaimana jagoan kita yang cerdik itu sampai harus berkali-kali tertipu dan jungkir balik menyelamatkan diri dari berbagai serangan keji. Apalagi saat Liok Siau-hong ditempel dengan mesra oleh seorang kasim centil. Cengiran kita makin lebar saat membaca dugaan paranoidnya. Karena sebelumnya sudah berhadapan dengan dua organisasi rahasia Jing-ih-lau (baca buku pertama) dan sepatu merah (baca buku kedua) maka kali ini ia tidak tanggung-tanggung mencurigai teman-temannya sendiri dari kalangan biarawan yang mendadak banyak berseliweran di kotaraja. Karena mereka semua berkaos kaki putih kecuali Lau-sit Hwesio yang tidak memakai kaos kaki, Siau-hong menyebutnya sebagai Sindikat Kaos Kaki Putih. Meski lucu, tapi hal ini membuat kita bertanya-tanya apa kecurigaan Siau-hong benar? Bagaimana pun ia bukan orang tolol. Dan sudah sepantasnya ia curiga bila Lau-sit Hwesio alias si hwesio jujur ternyata sudah berbohong padanya. Ditambah lagi Lau-sit Hwesio selalu muncul di saat-saat Siau-hong nyaris mati konyol.

Khu Lung tak lupa pula menyelipkan sisi romantis playboy kelas kakap kita. Cukup mengejutkan bahwa kepergian Sih Peng (baca buku kedua) masih meninggalkan kesedihan mendalam dalam hati Pendekar Empat Alis. Dan Auyang Cing ternyata memiliki tempat tersendiri dalam hati Siau-hong. Pembaca harus membaca cersil ini untuk mengetahui apakah pelacur cantik yang cerdik itu mampu menambal hati Siau-hong yang telanjur retak.

Sayangnya cerita yang nyaris sempurna ini ditutup dengan kekonyolan. Untung saja penyelesaian masalah sudah selesai saat banyolan kekanak-kanakan dimulai. Jadi tidak bisa dikatakan bila cersil ini memiliki ending yang antiklimaks.

WHY CHOOSE US?

TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Saduran terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Produk Gan K.L. lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku terbitan Dwitama Asrimedia lainnya:

Buku pengembangan Maret 2019
Buku Populer & Terlaris 2019
Resep Masakan 2019
Pelajaran Sekolah 2019