Trilogi Merlin Kecil #3: Merlin

  • Cover Trilogi Merlin Kecil #3: Merlin
Rp 19.900
Hemat Rp 995
Rp 18.905
Judul
Trilogi Merlin Kecil #3: Merlin
Penulis
No. ISBN
979
Penerbit
Tanggal terbit
April - 2007
Jumlah Halaman
150
Berat
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
150x155mm
Kategori
Anak-Anak
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit icon-help
Stok Tidak Tersedia

DESCRIPTION

Untuk melarikan diri dari mimpi-mimpi yang terus menderanya, Merlin kecil berlari jauh ke hutan yang ternyata sama berbahayanya dengan kota yang baru saja ditinggalkannya. Di sana, dia jatuh ke tangan wodewosemanusia-manusia liar yang menurut legenda hidup bersama ular berbisa dan para serigala, serta memangsa anak-anak. Namun, Merlin mendapati bahwa walaupun hidup liar, para wodewose merupakan sebuah keluarga besar. Mereka terdiri dari orang-orang yang tidak dikehendaki: anak-anak terlantar, pria-pria yang terbuang dari masyarakat, dan wanita-wanita yang melarikan diri. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Merlin merasa menemukan tempat di mana anak sebatang kara seperti dirinya dikehendaki.

Sayangnya, tak lama setelah tiba di sana, Merlin pun mulai bermimpi. Dan mimpi itu serta-merta membuatnya tersisih, seperti orang terbuang di tengah-tengah orang buangan. Merlin kemudian menemukan bahwa jalan keluar dari semua itu ada pada seorang anak berambut pirang yang berteman dengan serigala dan beruangseorang anak yang akan menjadi raja, seperti yang diramalkan para wodewose.

Kali ini, ketika dia melihat keluar, pemandangan tampak begitu indah. Beberapa pria liar sedang membentangkan lembaran kulit di antara pepohonan muda; para wanita sedang mengobrol dengan riang sambil menjahit kulit rusa dengan jarum-jarum yang terbuat dari tulang. Anak-anak memainkan permainan yang dia kenal: petak umpet, lompat kodok, tarik tambang, dan sebagainya.

Semua tampak seperti suasana pedesaan yang biasa dia temui, seakan-akan dia berada di rumah.

Kecuali pikirnya kecuali bahwa rumah-rumah yang ada di sini berbentuk tenda, tidak ada jalan-jalan di sekitarnya, dan dia terperangkap dalam sangkar yang tergantung di udara, sementara mereka yang menawannya menunggunya untuk menceritakan mimpi-mimpinya.

Hawk-Hobby tidak tahu apa yang akan mereka lakukan padanya jika dia gagal bermimpi, dan dia terlalu takut untuk bertanya.

REVIEW Trilogi Merlin Kecil #3: Merlin

Oleh : jia, 10 Mei 2007-12:02:13

Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating+0 rating
Judul: Trilogi Merlin Kecil ; Passager, Hobby, Merlin
Penulis: Jane Yolen
Penerbit: Little Serambi, 2007

Waktu lihat judulnya, saya langsung membayangkan akan disuguhi cerita tentang Merlin, pendeta Druid, yang jadi guru Raja Arthur yang terkenal itu. Hmmm...ini tentang Merlin yang itu bukan ya?

Buku pertama, Passager, bercerita tentang Merlin kecil yang dibuang di hutan. Pada abad pertengahan, banyak anak ditelantarkan di hutan karena perang atau wabah. Hingga abad 18, dalam setiap keluarga dengan empat anak, paling tidak satu anak ditelantarkan di tengah hutan untuk diangkat anak oleh orang asing yang murah hati. Istilah gereja untuk keadaan ini adalah aliena misericordia (latin).

Merlin adalah salah satu dari anak yang dibiarkan hidup sendiri di hutan. Setahun dalam rimba, ia kehilangan kemampuannya bicara dengan bahasa manusia, dan bertingkahlaku layaknya manusia. Ia menggunakan cara hutan untuk bertahan hidup. Bersuara layaknya binatang liar, makan seperti hewan, dan memanjat pohon ek untuk tidur. Ia menandai daerah kekuasaannya dengan cara yang sering dilakukan serigala dan anjing, yaitu dengan mengencinginya.

*Bener-bener ngingetin gw sama cerita Mowgli atau Tarzan*

Setahun dalam hutan, ia lupa kehidupan sebelumnya bersama manusia. Kenangan tentang cara-cara hidup sebagai manusia menyatu dengan mimpi-mimpi yang selalu menghantuinya. Ia tak bisa lagi membedakan mimpi dan masa lalu.

Ia kembali ke peradaban setelah seorang penjinak elang bernama Tuan Robin menyelamatkannya. Selama empat tahun, anak itu tinggal di rumah Tuan Robin. Ia belajar menjinakkan elang dan membaca dari Tuan Robin, ia belajar permainan anak-anak yang tak sempat ia nikmati sewaktu berada dalam hutan dari Nell, serta belajar tata krama meja makan dari Mag yang menjaga dan menyayanginya.

Buku kedua, Hobby, bercerita tentang petualangan anak berumur 12 tahun yang kini bernama Hawk. Ia kembali sebatangkara setelah seluruh anggota keluarganya meninggal dalam sebuah kebakaran. Bersama kuda tuanya Goodie dan seekor sapi perah yang susunya telah mengering bernama Churn, ia meninggalkan rumahnya selama empat tahun terakhir sambil memanggul sepatu boot Tuan Robin yang tak ikut terbakar.

Kini ia bernama Hobby, senama dengan elang kecil, yang lebih besar daripada Merlin. Ia bergabung dengan Ambrosius sang penyulap dan Viviane cantik yang pandai menyanyi dalam sebuah kastil beroda. Pada saat ini, ia mulai menyadari bahwa mimpi-mimpinya berarti sesuatu.

Ambrosius memanfaatkan kemampuan Hobby sebagai pemimpi ini sebagai caranya mendapatkan pundi-pundi uang dari sang raja. Disuruhnya hobby bermimpi, dan Ambrosius menafsirkan mimpi itu untuk sang raja.

Tafsir mimpi Ambrosius samasekali berbeda dari apa yang ditangkap Hobby dari mimpinya. Saat ia menceritakan tafsir mimpi yang sesungguhnya kepada Ambrosius dan Viviane, pasangan ini menjadi gentar dan dengan tipu daya mereka, meninggalkan Hobby kembali sendiri.

Di buku ketiga, Merlin, ia ditawan dalam sebuah sangkar gantung sebuah kelompok liar yang hidup nomaden di hutan. Ia diberi makanan dan minuman yang telah dicampuri ramuan-ramuan agar Merlin tidur pulas dan bermimpi.

***

Sejak kecil, gw banyak dijejali cerita tentang legenda King Arthur dan Merlin the Wizard. Mulai dari film kartun berseri di TVRI, Quest for Camelot, filmnya Richard Gere gw lupa lagi judulnya, King Arthur, film anak-anak yang ada Merlinnya, cerita-cerita tentang pedang Excalibur, dll.

Merlin yang gw kenal, udah tua. Jenggotan, Rambutnya panjang, warnanya putih. Pendeta druid yang tinggal di hutan. Penyihir yang bijaksana. Yah, walaupun dalam banyak literatur, si Merlin ini disebut-sebut sebagai orang gila yang tinggal di hutan belantara (wodewose). Kalo menurut gw sih, Merlin ini yang mengispirasi Tolkien menciptakan tokoh gandalf, atau Rowling dengan Dumbledorenya. Atau Goscinny dengan dukun Panoramixnya. Atau film-film kartun yang gw ga inget judulnya dengan tokoh penyihir baik yang sedikit banyak sosoknya mirip Merlin.

Cerita yang ini, berdasarkan mitos yang telah ada digabungkan dengan imajinasi Jane Yolen sendiri. Pada buku pertama ia menyoroti tentang falconry "http://en.wikipedia.org/wiki/Hawking_(falconry)", seni berburu dengan menggunakan bantuan elang yang telah dijinakkan dan dilatih.

Buku kedua bercerita tentang caravan, seperti gipsy yang hidup berpindah-pindah dan bermatapencaharian sebagai pesulap, penyanyi, atau peramal. Dalam sejarah inggris yang ditulis Geoffrey, Monmouth's Historia Regum Britanniae, nama Ambrosius adalah pemimpin perang Inggris-Romawi yang memenangkan pertempuran melawang Inggris-Saxon pada abad ke 5. Merlin adalah arsitek yang membangun Stonehange, tempat Ambrosius Aurelianus dikubur.

Di buku ketiga, Yolen menceritakan pertemuan pertama Merlin dengan Cub, yang kelak menjadi raja inggris yang terkenal di abad 9, King Arthur.

Yah, karena bukunya untuk anak-anak, nggak banyak yang bisa diserap. Euh, bikin penasaran aja karena gw menginginkan yang lebih. Paling nggak, sesuatu yang lebih padat dan banyak sihir-sihirnya.

Konfliknya juga nggak begitu ribet. Kegiatan sihir yang paling dahsyat adalah waktu Merlin meniupkan napasnya pada seekor burung Robin kecil yang sudah kaku. Baca ini, kayak makan bubur. Cepet kenyang, tapi cepet laper lagi....

WHY CHOOSE US?

TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi Buku Anak-Anak terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Produk digital

Karya Jane Yolen lainnya:

Buku sejenis lainnya

Buku terbitan Little Serambi lainnya:

WorkLess, EarnMore the trilogy Part 1
Buku Who The Hell Are You? Buku Personal Branding
Buku pengembangan Diri Januari 2020
Buku Populer & Terlaris 2020