Jumat, 06 Maret 2015
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
sapariani
MDody
Fitrigea
 Jumlah Anggota : 243590
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Akan Datang
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Import Teknik dan Design
+Buku Murah dan Promo 2015
+Buku Novel
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+CD Pembelajaran Interaktif
+EBook
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Hukum dan Undang-undang
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Produk lainnya
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 17 hari lagi

Tayang: 8 hari lagi

Tayang: 9 hari lagi

Tayang: 11 hari lagi
 
Buku Edisi Tanda Tangan PenulisBUKU PREORDERDiskon 30 persen
Diskon 50 PersenDiskon 60 PersenPenerbit Pustaka Hidayah
Program Promo Gema InsaniPromo Al MawardiPromo Lomba Menulis INDIVA 2014
Promo Pustaka HIdayah
Display Buku


Rp 40.000
Hemat Rp 6.000
Rp 34.000
Stok Kosong


Tayang: 144 hari lagi


Tayang: 4 hari lagi
 
Maaf, untuk sementara buku ini tidak tersedia.
Judul Silence - Hening  
No. ISBN 9789792240375 
Penulis Shusaku Endo 
Penerbit Gramedia Pustaka Utama 
Tanggal terbit Desember - 2008 
Jumlah Halaman 308 
Berat Buku -
Jenis Cover Soft Cover 
Dimensi(L x P) 135x200mm
Kategori Diskon 30 persen 
Bonus
Text Bahasa Indonesia ·
Lokasi Stok gudang penerbit
Masukkan ke daftar keinginan Masukkan ke Daftar Keinginan   

Baca review buku ini Rekomendasikan buku ini
 
SINOPSIS BUKU - Silence - Hening
Berlatar belakang Jepang abad ke-17, periode Edo, Silence mengisahkan perjalanan nasib Sebastian Rodrigues, Yesuit Portugis yang dikirim ke Jepang untuk membantu Gereja setempat dan untuk mencari tahu keadaan mantan gurunya, Ferreira, yang dikabarkan telah murtad karena tidak tahan menanggung siksaan. Pada zaman ketika Kristianitas dilarang keras di Jepang, dan para penganutnya dikejar-kejar, dipaksa menjadi murtad, dan dibunuh, bukan hal mudah bagi Rodrigues untuk bertahan hidup, apalagi Tuhan yang selama ini dianggapnya sumber kasih seolah bungkam dan hening, tidak berbuat apa-apa. Pada akhirnya, pertanyaan yang utama adalah: sanggupkah manusia mempertahankan keyakinannya di tengah masa-masa penuh penganiayaan? Dan benarkah Tuhan hanya diam berpangku tangan melihat penderitaan?
 
 
RESENSI TERKINI - Silence - Hening  
Oleh : adesuryati, 03 Agustus 2009-07:22:33
Rating
Watak Samurai Sejati
Keberanian. Kesetiaan. Kehormatan. Tiga kata itulah yang menarik bagi saya ketika saya membaca novel berjudul “Tokaido Inn” karangan Dorothy dan Thomas Hoobler beberapa waktu yang lalu. Adalah seorang anak cerdas bernama Seikei yang hidup di Jepang abak ke 18 zaman Tokugawa. Anak seorang saudagar berusia 14 tahun ini ingin menjadi seorang samurai. Namun sistim feudal pada masa itu tidak memungkinkan orang berpindah kasta.
Sebuah batu rubi yang hilang membawa rema penyuka syairini kepada pengalaman yang sangat berharga dalam hidupnya. Tak hanya itu, keinginannya sebagai seorang samurai harus diuji. Tentu saja diperlukan sebuah keberanian yang sangat tinggi untuk melacak dan menangkap si pencuri yang sangat lihai. Betapa tidak, si pencuri adalah seorang samurai. Sudah dapat dipastikan bagaimana kepandaiannya dalam berlaga. Belum lagi dalam novel ini diceritakan bahwa si pencuri sangat pintar mengelabui aparat hukum untuk menyembunyikan perbuatannya.
Dikisahkan dalam novel ini, untuk menangkap pencuri yang bernama Tomomi, Seikei malah harus hidup bersamanya, terlibat dalam kegiatan sehari-hari si pencuri. Selain itu, supaya tidak kehilangan jejak Tomomi, Seikei juga harus mengawasi laki-laki ini agar bisa memberi informasi pada Hakim Oka, aparat hukum pada masa itu yang terkenal pintar menguak misteri kejahatan. Betapa ngerinya kegiatan ini karna kapan saja nyawa Seikei bias terancam. Namun keinginan untuk menjadi samurai meski harus mati secara terhormat mengalahkan ketakutan Seikei yang masih belia.
Untuk mengikuti jejak Tomomi, Seikei yang harus terpisah sementara dengan ayahnya karena harus memata-matai Tomomi, rela berjalan kaki tanpa sandal hingga kakinya berdarah. Namun Seikei tidak peduli dengan hal itu dan mencari akal dengan menukar sandal itu. Akhirnya, seorang anak petani berhasil membetulkan sendalnya. Di benak Seikei, apapun yang terjadi, ia harus setia menjalankan misi hakim Oka untuk menangkap pencuri rubi yang seyognyanya harus dipersembahkan kepada shogun. Lagipula, Seikei sudah memutuskan untuk setia pada ajaran-ajaran samurai yang pernah ia baca sebelumnya dalam sebuah buku Dai Doji Yu Zan.
Meski sangat muda, kesetiaan terhadap hal-hal yang diyakini kebenarannya sungguh luar biasa. Hal yang boleh dibilang langka pada orang dewasa pada umumnya yang lebih memilih aman dan tidak mau terlibat masalah seperti ayah Seikei.
Sementara itu, nilai tentang kehormatan seorang samurai begitu mengalir dalam novel ini. Suatu malam, ketika Seikei tengah menguntit Tomomi yang sedang berpesta pora dengan para geisha, terjadilah sebuah pertarungan yang melibatkan dirinya dengan Tomomi. Pada saat itu, pedang kayu yang diberikan oleh hakim Oka sebagai pelengkap dalam mengemban misi Seikei direbut oleh Tomomi. Seikei sangat risau. Baginya, pedang itu bukan pedang biasa. Pedang itu adalah kehormatan baginya yang harus dipertahankan dengan cara apapun. Pedang itu tidak boleh lepas dari dirinya apapun alasannya. Oleh karena itu Seikei berniat merebut kembali pedang itu dengan segala daya upaya. Entah kenapa, Seikei merasa percaya diri dengan adanya pedang itu. Ia merasa harus bisa menyelesaikan misinya menangkap Tomomi. Pada akhirnya, Seikei berhasil membantu hakim Oka membuktikan bahwa Tomomi adalah pencuri rubi yang hilang itu. Tomomi pun harus mati di atas panggung setelah memerankan sebuah cerita yang tak lain sebagian besar merupakan cerita dari masa lalunya.
Dalam novel ini, dalam tokoh Seikei, Dorothy dan Thomas Hoobler sukses mengangkat norma-norma kehidupan yang luhur yang sudah sangat jarang terjadi di era yang serba canggih ini. Meski hanya sebuah novel, ceritanya mampu menggugah siapa saja untuk menelusuri kembali nilai-nilai yang kini mulai hilang entah kemana. Seikei dengan impiannya menjadi samurai memberi banyak pelajaran tentang kehidupan. Di tengah kepolosan dan keluguannya, saya kira Seikei bias mengingatkan masyarakat untuk kembali membangun nilai dan moral yang hampir musnah bak debu disiram hujan semalam ini.
[Kirim Resensi] [Baca Semua Resensi]

Buku lainnya oleh penerbit - Gramedia Pustaka Utama
Mudahnya Mencintaimu - Easy
Penulis: Tammara Webber
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 64.000   Hemat Rp 9.600   Rp 54.400
Barbie 2 in 1 : Ayo Belajar Memakai Make-up dan Ayo Belajar Menata Rambut
Penulis: Mattel
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 39.000   Hemat Rp 5.850   Rp 33.150
Glow In The Dark : Penggila Mobil
Penulis: Red Bird Publishing
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 35.000   Hemat Rp 5.250   Rp 29.750
Lainnya »
 
 
BUKU SEJENIS
Dragon Drive 3
Penulis: Sakura Kenichi
(Elex Media Komputindo
Rp 16.500   Hemat Rp 4.950   Rp 11.550
Buku Latihan Membuat Efek Visual dengan Photoshop CS2 + CD
Penulis: Ir. Bayu Adjie
(Elex Media Komputindo
Rp 31.800   Hemat Rp 9.540   Rp 22.260
Kumpulan Menu Katering
Penulis: Sedap
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 30.000   Hemat Rp 9.000   Rp 21.000
Brownies Kukus & Panggang Favorit
Penulis: Yeni Ismayani
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 25.000   Hemat Rp 7.500   Rp 17.500
Krakatoa - Ketika Dunia Meledak
Penulis: Simon Winchester
(Elex Media Komputindo
Rp 94.800   Hemat Rp 28.440   Rp 66.360
  Lainnya »
x

1 buku
[ Proses ]
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 261 hari lagi
Rp 69.900
Hemat Rp 13.980
Rp 55.920
Halo Series : Hades (Cover Baru) (Preorder)
Buku Promo Lainnya
Buku Populer
Jamhadi
Terimakasih Buku Kita.com.. selama ini saya gak pe...
Abdul Basit
Ternyata membeli buku tidak harus ke toko buku. Me...
Andreas Tjahjadie
Cepat respon keinginan buyer, harga menarik sekali...
 
Tambah Lainnya
Periode Januari 2015
No Undian :
  142252140004
Anggota :
  reniprihanto
Hadiah Buku yang dipilih:
  Kekasih Terbaik ( Edisi TTD )
No Undian :
  142284822521
Anggota :
  hennykurniawan
Hadiah Buku yang dipilih:
  The Mortal Instruments #2 : City of Ashes
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
 Cari Cepat
Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 (Call Only) | SMS : 083870009010 | Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2014 BukuKita.com - PT.Mitra Online Perkasa
LIHAT VERSI MOBILE