Japan Aftershock

  • Cover Japan Aftershock
  • Cover Japan Aftershock
Rp 45.000
Hemat Rp 6.750
Rp 38.250
Judul
Japan Aftershock  
No. ISBN
978602943104
Tanggal terbit
Januari - 2012
Jumlah Halaman
240
Berat Buku
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Inspirasional
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
Stok Tidak Tersedia
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya


Di satu sisi, kita turut bersimpati dan berduka atas bencana dan banyaknya korban yang meninggal serta hilang saat bencana. Namun di sisi lain, bencana tersebut telah menunjukkan pada dunia bahwa masyarakat Jepang adalah masyarakat yang unggul, tabah, memiliki etos yang tinggi.
- Muhammad Lutfi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang

Hani Yamashita, seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya sibuk mengurus toko bersama suami. Hani adalah warga Negara Indonesia yang saat ini tinggal di Jepang.

Junanto Herdiawan, seorang analis ekonomi yang lahir di Jakarta dan saat ini tengah ditugaskan di Negeri Sakura. Junanto bertugas mencermati perekonomian Jepang, Cina, Hong Kong, dan Korea Selatan. Di Jepang, ia juga turut aktif dalam berbagai kegiatan bersama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.

Namun, bencana gempa bumi dan tsunami 11 Maret 2011, sungguh berbeda. Mereka berdua dan jutaan penduduk Jepang lainnya dipaksa menghadapi kenyataan. Hempasan tsunami memporak-porandakan berbagai infrastruktur dan membuat ribuan nyawa melayang. Jepang dilanda kepanikan.

Hani kemudian menjadi relawan di lokasi pengungsian prefektur Saitama. Ia bertugas menerima pasokan bantuan dan mendistribusikannya. Tak ada waktu luang untuk bersantai. Ia dihadapkan pada ribuan pengungsi yang harus segera di tanganinya. Di sisi lain, Junanto turut membantu para staf KBRI Tokyo yang saat itu sedang menangani upaya pemulangan WNI yang terkena bencana. Ia juga membantu menyebarkan informasi kepada berbagai pihak tentang kondisi di Jepang, khususnya saat terjadi krisis nuklir Fukushima.

Buku ini mengajak kita untuk ikut merasakan betapa mencekamnya bencana tsunami yang menimpa Jepang saat itu. Buku ini juga mengajak kita menyerap nilai-nilai masyarakat Jepang atas bencana yang menimpa mereka. Alih-alih terus mengeluh dan memohon bantuan, rakyat Jepang memiliki semangat yang luar biasa untuk bangkit. 

REVIEW Japan Aftershock

Buku Sejenis Lainnya »