Sabtu, 26 Mei 2012
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
Eka Oce
siami
harish02
 Jumlah Anggota : 127534
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Akan Datang
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Import Teknik dan Design
+Buku murah 2012
+Buku Novel
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+CD Pembelajaran Interaktif
+EBook
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Hukum dan Undang-undang
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Produk lainnya
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 53 hari lagi

Tayang: 34 hari lagi

Tayang: 39 hari lagi

Tayang: 25 hari lagi
 
CerpenEsaiFilsafat
Jurnal SastraKumpulan PuisiSajak
Display Buku


Rp 35.000
Hemat Rp 5.250
Rp 29.750


Tayang: 183 hari lagi


Tayang: 93 hari lagi
 
Judul Kalatidha  
No. ISBN 979222503X 
Penulis Seno Gumira Adjidarma 
Penerbit Gramedia Pustaka Utama 
Tanggal terbit Januari - 2007 
Jumlah Halaman 234 
Berat Buku -
Jenis Cover Soft Cover 
Dimensi(L x P) 135x200mm
Kategori Cerpen 
Bonus
Text Bahasa Indonesia ·
Lokasi Stok gudang penerbit
Masukkan ke daftar keinginan Masukkan ke Daftar Keinginan   

Baca review buku ini Rekomendasikan buku ini
 
SINOPSIS BUKU - Kalatidha
Kalatidha artinya zaman rusak. Dikisahkan seorang pembobol bank masuk penjara dan membaca kembali kliping koran-koran Indonesia dari tahun 1965. Namun ia sendiri hidup dalam berbagai dunia yang tidak selalu bisa dipisahkannya karena memang hadir begitu nyata. Seperti kisah pembakaran sebuah keluarga yang diduga menjadi antek PKI. Salah seorang dari mereka, Menik, berhasil lolos namun kemudian menjadi gila ketika mendapati kenyataan bahwa keluarganya sudah menjadi arang, termasuk kembarannya. Dalam kegilaan Menik ditangkap dan ditempatkan di rumah sakit jiwa. Di sana ia diperlakukan seperti binatang, diperkosa siang dan malam oleh dokter dan penjaga rumah sakit. Sampai suatu ketika, arwah saudari kembarnya menitis dan membuat Menik berhasil lolos dan membalas dendam kepada semua orang yang menurutnya patut disalahkan atas pembakaran keluarganya dan pemerkosaan dirinya.

Kalatidha adalah novel terbaru Seno Gumira Ajidarma. Kadang seperti cerita silat, kadang seperti cerita misteri. Tanpa kehilangan melankoli romantik dan seriusnya tragedi bangsa yang menjadi trauma sampai hari ini. 
 
RESENSI TERKINI - Kalatidha  
Oleh : maryulismax, 08 Juli 2007-20:14:08
Rating
TERNYATA tak gampang menjadi gila. Gila dalam artian sebenarnya. Justru lebih mudah membikin sebuah kegilaan yang belum tentu dan bisa jadi gila-gilaan. Seno Gumira Ajidarma melalui novelnya ini, mencoba membuktikan itu.

Bagi yang baru mengenal riwayat kepenulisan pria yang namanya kerap disingkat SGA itu, mungkin agak akan terkejut bila perkenalan pertamanya melalui buku setebal viii + 234 halaman ini. Bukan kenapa-kenapa, novel SGA kali ini benar-benar “berat” dibanding karya sebelumnya seperti “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi”, misalnya. Saking beratnya, bagi yang tak terbiasa dengan permainan kata yang menjemukan, pastilah akan melewatkan beberapa bagian cerita yang dirasa tak berpengaruh bila sengaja dihilangkan atau tidak dibaca sama sekali.

Tokoh Aku di dalam novel ini, pun melakukan itu. Mengabaikan beberapa kliping koran yang dianggapnya tidak menarik untuk dibaca walau keingintahuannya cukup besar terhadap peristiwa besar (G30S/PKI-red) yang ada di kliping koran yang menjadi bagian cerita yang tak terpisahkan dari novel Kalatidha ini. Alasannya, si Aku tak tahan membaca cara penulisan yang buruk.

“Belum kubaca habis berita ini, mataku sudah melompat ke berita lain. Meskipun keinginanku untuk mengetahui segala sesuatu yang terjadi di masa itu besar, aku tak tahan membaca cara penulisan yang buruk. Barangkali seleraku terlanjur dibentuk oleh buku-buku bacaan yang baru kusadari belakangan ditulis dengan sangat bagus.” (hal. 153)

Maka oleh itu, wajar bila ada pembaca novel ini –termasuk saya– menerapkan pola membaca ala tokoh Aku tadi. Ada beberapa bab yang bisa diabaikan, bila tak ingin berlarut-larut dengan permainan kata yang sebenarnya indah, tapi akhirnya justru menjemukan. Seperti bab 7 “Cinta dan Bencana” (hal. 53), bab 16 “Negeri Cahaya” (hal. 135), dan bab 19 “Sang Mata di Tepi Pantai” (hal.163), serta bab 20 “Utopia Ketiadaan” (hal.173). Tapi, jangan coba mengabaikan bab-bab pertama di buku ini, yang walau menjemukan, tetap saja menjadi rangkaian fragmen yang akhirnya saling berkait kendati tak berurut satu sama lainnya.

Adalah wajar bila pola membaca seperti itu diterapkan, toh SGA yang menjelma menjadi tokoh Aku di cerita ini, secara jujur mengungkapkan proses kepenulisan dan alur penceritaan saat membahas sedikit jati dirinya di bab 9 “Aku Hanyalah Seorang Tukang Kibul” (hal. 69). Disebutkan, bahwa cerita yang diceritakan urut tak urut, terbolak-balik dan campur aduk.

“Maklumlah, aku bukan seorang penulis yang piawai, tetapi aku merasa perlu mengosongkan kepalaku dari segenap kenangan maupun angan-anganku. Jadi itulah yang aku lakukan selama ini, berusaha memindahkan dunia dalam kepalaku keluar sebisa-bisanya. Urut tak urut, terbolak-balik, dan campur aduk, biarlah terhadirkan seperti apa adanya, selama aku bisa terbebaskan dari cerita yang terus menerus mengendon dalam kepalaku.” (hal 69)

Mengambil setting zaman pencidukan 1965-1966 setelah peristiwa Gestapu yang saat itu si Aku masih kecil dan menceritakannya –atau tepatnya, menuliskannya– saat dia meringkuk di penjara karena terlibat pembobolan bank puluhan tahun kemudian, jalan cerita yang dibangun SGA benar-benar di luar dugaan. Karena dia menggabungkan unsur misteri, romantis melankolis yang satir, yang dirangkum secara terpisah tapi kemudian tidak bisa dipisahkan.

Selain tokoh aku, juga dibangun “keterlibatan” tokoh lain di cerita ini biar tidak hambar. Seperti perempuan gila yang keluarga dan saudara kembarnya dihabisi massa lantaran dianggap PKI. Di sinilah tema sentralnya; traumatik dan pembalasan dendam. Tokoh Aku dilibatkan di kisah ini, karena dia jatuh cinta –walau belum pernah sekalipun berhubungan/berkomunikasi– dengan saudara kembar si perempuan gila yang dibakar hidup-hidup bersama keluarga besarnya. Si kembar yang tewas, menjadi dekat dengan si Aku, karena “kelebihan” si Aku yang bisa melihat kehidupan di “dunia lain” yang menjadi dunianya si kembar.

Lalu ada pula tokoh Joni Gila yang dimunculkan sebagai orang gila yang turut menganiaya dengan menendang dan memukul si perempuan gila saat dirawat di rumah sakit jiwa. Tapi Joni tidak turut memerkosa si perempuan gila, seperti halnya yang dilakukan penjaga malam, sipir, hingga dokter kepala di rumah sakit jiwa itu.

Di sinilah letak kegilaan yang coba dibangun SGA. Dengan “memberi tempat” untuk tokoh Joni Gila dalam 3 bab soal catatan si Joni Gila. Berhasilkah SGA menjelaskan cara berpikir orang gila? Berhasil, tapi justru memunculkan pertanyaan lanjutan, kok bisa-bisanya orang gila bikin catatan yang isinya dan bahasanya jauh lebih tinggi –dan kadang sulit dimengerti– dari orang yang tidak gila sekalipun.

SGA pun menyadari soal ketidakmungkinan gila bila orang gila seperti Joni bisa menulis, yang orang tidak gila saja belum tentu bisa menulis segila Joni Gila itu. Karena si Joni sendiri sebagai orang gila merasa berpura-pura gila, bertingkah laku seperti orang gila agar dikira benar-benar gila atau menjadi benar-benar gila sehingga lupa jika selama ini hanya berpura-pura gila. Nah bingungkan?

Supaya tidak bingung, baca saja Kalatidha ini. Tapi hati-hati, jangan sampai gila oleh kegilaan cerita gila yang dibikin SGA ini. Selamat membaca… (***)
[Kirim Resensi] [Baca Semua Resensi]

Buku lainnya oleh penulis - Seno Gumira Adjidarma
 

Buku lainnya oleh penerbit - Gramedia Pustaka Utama
Produk Andalan Cake Shop : Cake Cokelat
Penulis: Sufi S.Y.
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 18.000   Hemat Rp 2.700   Rp 15.300
Bellamore : beautiful Love to Remember
Penulis: Karla M. Nashar
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 42.000   Hemat Rp 6.300   Rp 35.700
Kiat Menjadi Karyawan Bermental Baja Seni Mengisi Dunia Karier dengan Lebih Bermakna
Penulis: Herry Prasetyo
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 33.000   Hemat Rp 4.950   Rp 28.050
Lainnya »
 
 
BUKU SEJENIS
Minum Teh bersama Kartini - Kumpulan cerpen
Penulis: Suryatini N. Ganie
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 35.000   Hemat Rp 5.250   Rp 29.750
Istana Khayalan - The Palace of Illusions
Penulis: Chitra Banerjee Divakarunia
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 52.000   Hemat Rp 7.800   Rp 44.200
MUSIM YANG MENGGURKAN DAUN
Penulis: Yetti A. KA
(Andi Publisher
Rp 26.000   Hemat Rp 3.900   Rp 22.100
Starbucks Coffee, Suatu Senja
Penulis: A.M. Lilik Agung
(Elex Media Komputindo
Rp 29.800   Hemat Rp 4.470   Rp 25.330
Dari Datuk ke Sakura Emas
Penulis: Clara Ng, Dewi Ria Utari, A Fuadi, Asma Nadia, Alberthiene Endah, Andrei Aksana, dkk.
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 40.000   Hemat Rp 6.000   Rp 34.000
  Lainnya »
x

Kosong
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 247 hari lagi
Rp 90.000
Hemat Rp 13.500
Rp 76.500
Majalah Harper's Bazaar #145 - Juni 2012
Buku Promo Lainnya
Cerpen
Apr - Mei 2012
Rp 50.000
Hemat Rp 7.500
Rp 42.500
Seperti Sungai yang Mengalir - Like a Flowing River
Terlaris Lainnya
Buku Populer
Tata Hernita
aku udah 5 kali belanja di buku kita.... dan eman...
Puji Wahyu Widayati Aka Wida
seneeeennnng deh belanja di bukukita.com harganya ...
Okky Brahmantyo ,matali
alhamdulillah, terima kasih kepada bukukita.com pe...
 
Tambah Lainnya
Periode April 2012
No Undian :
  133515492202
Anggota :
  lafemme_rita
Hadiah Buku yang dipilih:
  Perahu Kertas
No Undian :
  133664029858
Anggota :
  eshs
Hadiah Buku yang dipilih:
  Shitlicious (Cover Baru) : Saat Keapesan Menjadi Santapan Istimewa
Cara Menghitung Te..
kategori: Umum
Atasi Patah Hati !
kategori: Umum
Kisah Cowok Curhat
kategori: Hiburan
Amnesia
kategori: Hiburan
D'masCip Ngayalles
kategori: Hiburan
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
 Search
Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2012 BukuKita.com - PT.Mitra Online Perkasa