Display Buku
Obsidian
 
Rp 74.000
Hemat Rp 11.100
Rp 62.900

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari permatahati79
 
  09 Okt 2015 - 00:33:55

Isi Resensi :
Obsidian


Pemeran utamanya Katy dan Daemon, siapa sebenarnya mereka? Iya…Daemon itu pastinya bukan manusia biasa, baca saja “aku adalah anak cahaya…betul, dia berasal dari planet lain atau tepatnya Alien. Alien disini memang berbeda dengan yang sering kita lihat di film-film, makhluk luar angkasa biasanya kecil, warnanya hijau dan bentuknya aneh. Daemon ini seperti manusia biasa yang seperti katy katakan, tinggi, keren dan memiliki mata hijau. Ini masih ada miripnya ya… warna hijaunya Cerita ini di awali dengan kepindahan Katy ke kota Virginia barat bersama ibu nya, untuk melupakan kota kelahiranya Florida,karena ingin melupakan kenangan pahitnya, disana papanya katy meninggal dan untuk melupakan kesedihannya, mamanya Katy mengajaknya pindah ke Virginia, dan disinilah cerita ini dimulai. Katy bertemu Daemon tetangganya, dan sebagai orang baru berusaha untuk bersikap ramah dengan berkunjung ke tetangganya, tetapi sambutan Daemon kurang bersahabat. Berbeda dengan adik perempunya Daemon, yang bernama Dee. Dee sangat menyukai dan bersahabat dengan Katy, bahkan meskipun Daemon melarang Dee untuk berdekatan dengan Katy, Dee tetap berhubungan baik dengan Dee. Akibatnya hubungan katy dan Dee makin akrab, tetapi hubungan Katy dengan Daemon, bagi tom and Jery, tiap bertemu selalu bertengkar. Hingga pada suatu peristiwa, yang membuat Daemon dan Katy dekat, bahkan saling melindungi. Sebenarnya Daemon memang ada alasanya melarang Dee dan Katy terlalu dekat, karena membahayakan jiwa keluarganya, apabila identitas mereka diketahui oleh manusia biasa. Dan karena peristiwa tersebut akhirnya Katy jadi tahu siapa sebenarnya Daemon dan keluarganya, Katy sempat shock dan tidak percaya bahwa Daemon bukanlah manusia biasa, meskipun ada beberapa keanehan yang sering ditemui Katy apabila bersama Daemon. Hubungan mereka juga sudah mulai membaik, meskipun masih belum terbuka masih saling menyembunyikan ketertarikan masing-masing. Hal ini makin terlihat saat Katy diserang oleh bangsa Arum dan diselamatkan oleh Daemon, bukan hanya sekali Daemon menyelamatkan Katy, ini makin membuktikan bahwa Daemon menyukai Katy meskipun masih sering mencela Katy dengan panggilan kesayanganya Kitten. Begitu juga Katy sebenarnya juga menyukai Daemon, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya saat menyelamatkan Daemon. Saat kubaca cerita ini langsung saja ingatanku melayang pada sosok Edward dan Bella dalam twilight Saga, karena memang alurnya begitu mirip. Hanya yang membedakan kalau dalam twilight mereka adalah vampire sedangkan dalam obsidian adalah Daemon adalah makhluk angkasa luar atau alien. Novelnya juga dibuat beberapa sekuel menjadi 5. Dan Obsidian merupakan serial pertama dari Novel Lux Saga. Novel yang ke-2 : Onyx, Ke-3 ; Opal, ke:4 Origin. Dan yang Shadow merupakan sekuel sebelum Obsidian, spesifik menceritakan keluarga Daemon. Pertamakali melihat covernya dan membaca sinopsisnya, saya memang langsung tertarik bahkan setelah membaca obsidian, langsung googling bagaimana bentuk batu obsidian yang sesungguhnya, karena memang saya sama sekali tidak tahu bahwa judul-judul novel Lux saga itu adalah nama batu-batuan. Ini salah satu nilai plus nya, menambah wawasan tentang batuan. Alur ceritanya juga menarik, membuat pembaca tidak mudah bosan untuk membaca sampai selesai. Tokoh Daemon sepertinya menjadi karakter favorit dalam novel-novel bergenre seperti ini. Tampan, terkesan, cuek tetapi sebenarnya perhatian dan mempunyai kekuatan lebih, dan ini juga yang membuat pembaca penasaran untuk membaca seri selanjutnya
Rating




 
 
[Semua Resensi Buku Ini]

[Kirim]