Google Bekerjasama dengan BukuKITA.com   Tayang: 29 hari lagi
Bookmark and Share
Selasa, 09 Februari 2010
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
safrudin
Windygre
rasyidridho
 Jumlah Anggota : 52228
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+Cerita Fiksi
+EBook
+Educative Toys
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Politik dan Hukum
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 29 hari lagi

Tayang: 5 hari lagi

Tayang: 4 hari lagi

Tayang: 9 hari lagi
Display Buku
To Tokyo to Love
 
Rp 40.000
Hemat Rp 6.000
Rp 34.000

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari kandi
 
  23 Januari 2009 - 11:39:05

Isi Resensi :
Akhir Cerita Nina Sang Hiperbolis


Sebuah Karya Hiperbola yang Sempurna Aku tidak membalas. Rasanya terlalu konyol bila bertengkar mengenai ikan mati, atau sapi mati. Itu salah satu penggalan kalimat yang bisa kamu temukan di halaman novel karya Mariskova ini. Pernyataan itu membantu menegaskan bahwa kita tidak perlu memusingkan atau memperpanjang persoalan yang bukan menjadi prinsip. Novel ini mengenalkan pada kita bahwa ada begitu banyak persoalan yang harus didahulukan ketimbang hanya medebatkan hal konyol dan tidak prinsipil. Saat kamu teruskan membaca, kamu akan sampai pada sebuah kalimat yang jika kamu baca secara utuh, pasti akan terpingkal karena tertawa geli. Aku berhenti berlari dan melongo menatapnya. “Apa?! Maksudmu kita harus kembali ke sana dan memastikan bahwa mereka baik-baik saja?!” Mariskova mampu mempermainkan emosi pembacanya. Meski di awal hingga akhir cerita apa yang digambarkan sangat hiperbola, tapi jalan cerita ini bisa menahan kita untuk tetap membaca, meski dengan perasaan yang campur aduk. Sebut saja bosan dan kesal karena harus sering menemukan deskripsi perasaan dan kondisi yang berlebihan secara utuh. Misal, ketika dalam sebuah kesempatan, tokoh utama novel ini, Rahmanina Utoyo alias Nina, berada dalam sebuah pusat perbelanjaan. Telingaku sudah tak tahan mendengarkan suara-suara keras dari loudspeaker yang dipasang di tiap toko. Aku berani bertaruh suara-suara di Akihabara ini pasti terdengar sampai ke bulan. Penggambaran secara berlebihan sebenarnya menjadi ciri khas dari novel ini. Penulis sengaja ingin mendeskripsikan secara detil apa yang terjadi pada dirinya dan apa yang dia rasakan atas berbagai hal yang mampir ke h idupnya. Selain itu, novel ini juga bisa mengajak kita tertawa karena kaya akan humor. Mariskova telah berhasil menuliskan sebuah cerita dengan konsep yang sederhana, tapi akhir dari kisah ini tidak mudah ditebak. Nina dalam novel ini dilukiskan sebagai perempuan yang tidak suka keramaian dan menghindari sosialisasi dengan orang lain. Kecerdasan dan pembawaan diri Nina yang tidak banyak tingkah mengantarkan dia pada sebuah kehidupan yang nyaris sempurna. Bekerja sebagai Asisten Manajer Departemen Legal di sebuah perusahaan internasional, Nina memimpikan sebuah kehidupan normal layaknya perempuan dewasa Tapi angannya kandas karena sebuah persoalan yang di akhir cerita ini membuat banyak hal menjadi lebih rumit. Nina punya keluarga bahagia yang membuat dia merasa cukup, teman seadanya, dan kekasih, Ian Prayogo, yang secara menyesal diakui telah membuat dia kehilangan “kehidupan” sendiri. Lantas, siapakah laki-laki yang akan menggenapkan kebahagiaan Nina Sang Hiperbolis yang nyaris sempurna itu? Mengambil latar cerita di Jepang dan Indonesia, novel ini sangat mewakili novel yang berkiblat pada budaya Timur, karena tidak ada satu bagian pun dari cerita ini yang menggambarkan kehidupan cinta dengan sentuhan fisik belaka. Membaca tuntas novel beralur maju mundur ini, kamu akan merasa banyak pelajaran bisa diambil di dalamnya, bahwa kita yang bertanggung jawab atas pilihan hidup kita dan harus siap menanggung konsekuensi atas pilihan itu.
Rating



Tayang: hari lagi
 
 
[Semua Resensi Buku Ini]

[Kirim]
Kosong
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 80 hari lagi
Rp 29.000
Hemat Rp 4.350
Rp 24.650
Animonster #131 - Februari 2010
Buku Promo Lainnya
Jan - Feb 2010
Rp 139.000
Hemat Rp 20.850
Rp 118.150
The Lost Symbol (Indonesian version)
Terlaris Lainnya
Buku Populer
Nurul Hm
dua kali saya beli buku di bukukita, dua kali dape...
Agung Kurniati Hapsari
Baru aja terima buku yg saya pesan, agak molor kar...
Trias Kelly
Dear buku kita, ini adalah transaksiku yang keseki...
 
Tambah Lainnya
Periode Desember 2009
No Undian :
  126096444002
Anggota :
  andersonhidarto
Hadiah Buku yang dipilih:
  Panggil Aku King

No Undian :
  126232673199
Anggota :
  as79
Hadiah Buku yang dipilih:
  Membongkar Kotak Hitam Century Gate
Bagaimana mensubmi..
kategori: Umum
Tweet This !
kategori: Umum
Hanya...
kategori: Diari
Valentine's Day Gi..
kategori: Buku
Mainan Baru
kategori: Diari
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2009 BukuKita.com