Google Bekerjasama dengan BukuKITA.com   Tayang: 177 hari lagi
Bookmark and Share
Kamis, 09 September 2010
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
mayastuti
elgihasriwijaya
surya mahrudi
 Jumlah Anggota : 66385
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Akan Datang
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Obral
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+CD Pembelajaran Interaktif
+Cerita Fiksi
+EBook
+Educative Toys
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Politik dan Hukum
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 5 hari lagi

Tayang: 29 hari lagi

Tayang: 12 hari lagi

Tayang: 28 hari lagi
Display Buku
To Tokyo to Love
 
Rp 40.000
Hemat Rp 6.000
Rp 34.000

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari kandi
 
  23 Januari 2009 - 11:39:05

Isi Resensi :
Akhir Cerita Nina Sang Hiperbolis


Sebuah Karya Hiperbola yang Sempurna Aku tidak membalas. Rasanya terlalu konyol bila bertengkar mengenai ikan mati, atau sapi mati. Itu salah satu penggalan kalimat yang bisa kamu temukan di halaman novel karya Mariskova ini. Pernyataan itu membantu menegaskan bahwa kita tidak perlu memusingkan atau memperpanjang persoalan yang bukan menjadi prinsip. Novel ini mengenalkan pada kita bahwa ada begitu banyak persoalan yang harus didahulukan ketimbang hanya medebatkan hal konyol dan tidak prinsipil. Saat kamu teruskan membaca, kamu akan sampai pada sebuah kalimat yang jika kamu baca secara utuh, pasti akan terpingkal karena tertawa geli. Aku berhenti berlari dan melongo menatapnya. “Apa?! Maksudmu kita harus kembali ke sana dan memastikan bahwa mereka baik-baik saja?!” Mariskova mampu mempermainkan emosi pembacanya. Meski di awal hingga akhir cerita apa yang digambarkan sangat hiperbola, tapi jalan cerita ini bisa menahan kita untuk tetap membaca, meski dengan perasaan yang campur aduk. Sebut saja bosan dan kesal karena harus sering menemukan deskripsi perasaan dan kondisi yang berlebihan secara utuh. Misal, ketika dalam sebuah kesempatan, tokoh utama novel ini, Rahmanina Utoyo alias Nina, berada dalam sebuah pusat perbelanjaan. Telingaku sudah tak tahan mendengarkan suara-suara keras dari loudspeaker yang dipasang di tiap toko. Aku berani bertaruh suara-suara di Akihabara ini pasti terdengar sampai ke bulan. Penggambaran secara berlebihan sebenarnya menjadi ciri khas dari novel ini. Penulis sengaja ingin mendeskripsikan secara detil apa yang terjadi pada dirinya dan apa yang dia rasakan atas berbagai hal yang mampir ke h idupnya. Selain itu, novel ini juga bisa mengajak kita tertawa karena kaya akan humor. Mariskova telah berhasil menuliskan sebuah cerita dengan konsep yang sederhana, tapi akhir dari kisah ini tidak mudah ditebak. Nina dalam novel ini dilukiskan sebagai perempuan yang tidak suka keramaian dan menghindari sosialisasi dengan orang lain. Kecerdasan dan pembawaan diri Nina yang tidak banyak tingkah mengantarkan dia pada sebuah kehidupan yang nyaris sempurna. Bekerja sebagai Asisten Manajer Departemen Legal di sebuah perusahaan internasional, Nina memimpikan sebuah kehidupan normal layaknya perempuan dewasa Tapi angannya kandas karena sebuah persoalan yang di akhir cerita ini membuat banyak hal menjadi lebih rumit. Nina punya keluarga bahagia yang membuat dia merasa cukup, teman seadanya, dan kekasih, Ian Prayogo, yang secara menyesal diakui telah membuat dia kehilangan “kehidupan” sendiri. Lantas, siapakah laki-laki yang akan menggenapkan kebahagiaan Nina Sang Hiperbolis yang nyaris sempurna itu? Mengambil latar cerita di Jepang dan Indonesia, novel ini sangat mewakili novel yang berkiblat pada budaya Timur, karena tidak ada satu bagian pun dari cerita ini yang menggambarkan kehidupan cinta dengan sentuhan fisik belaka. Membaca tuntas novel beralur maju mundur ini, kamu akan merasa banyak pelajaran bisa diambil di dalamnya, bahwa kita yang bertanggung jawab atas pilihan hidup kita dan harus siap menanggung konsekuensi atas pilihan itu.
Rating



Tayang: 354 hari lagi
 
 
[Semua Resensi Buku Ini]

[Kirim]
Kosong
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 176 hari lagi
Rp 36.000
Hemat Rp 5.400
Rp 30.600
Marie Claire #06 - September 2010 (REG)
Buku Promo Lainnya
Agu - Sep 2010
Rp 48.000
Hemat Rp 7.200
Rp 40.800
Pak BeYe dan Istananya
Terlaris Lainnya
Buku Populer
Damai Yanti
hay bukukita...hari ini bukunya dah sampai... nyh ...
Ismanto
Dengan adanya BukuKITA.com, kita lebih mudah jika ...
Wahidah
saya baru bergabung jd anggota bukukita & pertama ...
 
Tambah Lainnya
Periode Juli 2010
No Undian :
  128054715201
Anggota :
  Siska_46
Hadiah Buku yang dipilih:
  36 Perempuan Mulia di Sekitar Rasulullah Saw.

No Undian :
  128038802315
Anggota :
  rinayuli
Hadiah Buku yang dipilih:
  Pak BeYe dan Istananya
Mudik
kategori: Umum
Selamat Hari Raya ..
kategori: Umum
saat Ayah berucap ..
kategori: Diari
Ujan Ujan
kategori: Umum
Aku mulai berinves..
kategori: Hobi
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
 Search
Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2010 BukuKita.com