Atas Nama Cinta

  • Cover Atas Nama Cinta
  • Cover Atas Nama Cinta
Rp 46.000
Hemat Rp 6.900
Rp 39.100
Judul
Atas Nama Cinta  
No. ISBN
-
Penulis
Penerbit
Tanggal terbit
Oktober - 2008
Jumlah Halaman
-
Berat Buku
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Romance
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
Stok Tidak Tersedia
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Sebuah Novel Religius

Adakah nikmat kehidupan yang lebih mulia dan indah daripada cinta yang telah direstui Allah dan Rasul-Nya? Seisi alam semesta turut bahagia menyaksikan kebahagiaan mereka. Ini baru setitik nikmat yang berasal dari satu Asma Allah yang diturunkan untuk dunia. Atas nama cinta, dengan gemetar, Mustafa menempelkan bibirnya ke ubun-ubun Laila, sambil membisikkan sebuah doa: “Allahumma inni as-aluka khairaha wa khaira ma jabaltaha 'alaihi wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaihi. Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fil khair.” (“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan atas istriku dan kebaikan sesuatu yang Engkau ciptakan atas dirinya dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan istriku dan kelemahan sesuatu yang Engkau ciptakan atas dirinya. Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu, dan mempersatukan keduanya dalam kebaikan.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

REVIEW Atas Nama Cinta

Oleh : Ahmad_Rosyid, 26 Mei 2014-08:19:17

Rating
Suatu perasaan tertegun saat melihat sebuah buku berjudul Atas Nama Cinta karangan Wahyu Sujani berkofer lukisan mata sendu dan sebuah masjid mengisyaratkan sebauh cerita dengan seni cinta dari Ilahi. Ya, sebuah novel dengan nuansa islami menceritakan seorang pemuda polos yang tampan berambut gondrong. Pemuda itu bernama Mustafa, Mustafa ar-Rahman tepatnya. Mustafa adalah seorang seniman. Ia menikmati hidupnya dengan membuat kerajinan miniature dari kayu. Musatafa sangat senang karena hidupnya dipenuhi cinta dari sang kekasih bernama Putri. Tetapi, semuanya berubah setelah Putri bekerja ke Jakarta dan akhirnya menghianati Mustafa. Mustafa sangat terpukul dan terpuruk atas semua perlakuan Putri. Ia tinggal bersama maemunah dan komar yaitu orang tuanya. Tapi kehidupan keluarganya tidak harmonis. Orang tuanya selalu bertengkar yang membuat Mustafa semakin terpuruk. Mustafa memiliki sahabat sejati bernama Sueb. Sueb selalu menyemangati dan menemaninya dikala ia sedang gundah. Suasana hati Mustafa yang semula guncang, sekarang terobati atas kehadiran Laila dan Nyonya Aisya. Laila adalah wanita yang didambakan Mustafa untuk menjadi pendanmpingnya. Belum lama ia terobati akan kegalauannya, Mustafa mendengar Laila sang kekasihnya dijodohkan oleh orangtuanya. Ditambah ayah Mustafa dipenjara karena membunuh seseorang. Dan ibunya mengidap penyakit HIV/AIDS karena pekerjaannya sebagai perempuan malam. Hatinya semakin gundah dan tak karuan atas semua masalah yang menimpanya. Belakangan diketahui bahwa Nyonya Aisya adalah ibu kandung Mustafa. Mustafa dikira sudah tiada saat suatu kecelakaan tragis pesawat yang ditumpangi Nyonya Aisya tergelincir dan terbakar. Dengan dukungan ibunya, ia mencoba mencari cinta Tuhan untuk menyelesaikan masalah hidupnya. Hingga akhirnya satu masalah telah teratasi, masalah orang tuanya sudah selesai. Dan sekarang ia dihadapkan kepada orang tua sang kekasihnya yang tidak merestui hubungannya dengan Laila karena sebuah latar belakang. Suatu masalah yang menyayat hatinya. Tapi Laila sang kekasih selalu menunggu kehadirannya untuk berani bertemu dan menghadap kepada orang tua Laila. Hingga akhirnya, karena kegigihan dan kelembutan hati Mustafa, orang tua Laila tersentuh hatinya dan merestui hubungan Mustafa dan Laila. Kekuatan cinta Mustafa dan Laila atas nama Alla dan Rosul-Nya membawa mereka berdaua bersanding dalam pelaminan ikatan suci.
Dengan alur cerita yang menarik dan dirangkai dengan sedimikian rupa, mampu membawa pembacanya hanyut ke dalam isi cerita. Dengan rangkaian konflik batin maupun fisik di dalamnya, disertai cerita humor, membuat pembacanya terengah-engah memainkan emosi dalam hatinya. novel ini sangat memotivasi kepada siapa saja yang membacanya. Terutama bagi para remaja yang sedang tertegun dengan keindahan cinta. Keindahan cinta Mustafa dan Laila akan selalu terbayang dalam angan siapa saja yang membacanya. Dengan balutan cinta islami, novel Atas Nama Cinta ini lebih memiliki makna yang dalam dan menarik untuk dibaca.

Buku lainnya oleh penulis - Wahyu Sujani »

Buku Sejenis Lainnya »