Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman

  • Cover Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman
  • Cover Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman
Rp 68.000
Hemat Rp 10.200
Rp 57.800
Judul
Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman  
No. ISBN
9789792930542
Penerbit
Tanggal terbit
April - 2012
Jumlah Halaman
312
Berat Buku
437 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
-
Kategori
Tanaman & Taman
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ··
Lokasi Stok
Stok Tersedia.
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Seiring terjadinya perubahan iklim dan cuaca yang sering tidak menentu, perubahan lingkungan karena penggunaan pestisida yang berlebihan, perombakan hutan untuk pertanian, pembuatan jalan raya dan pemukiman, serta kerusakan lingkungan yang lain telah mengakibatkan timbulnya banyak jenis serangga hama baru yang menyerang tanaman pertanian, misalnya Paraeucosmetus sp. yang menyerang tanaman padi dan kedelai pada awal tahun 1980-an di Sulawesi Utara. Sejak 2009 hama itu dilaporkan telah menginfestasi tanaman padi di Sulawesi Selatan. Demikian pula dengan hama kutu loncat, Heterophsila sp.yang menyerang tanaman lamtoro gung (Leucana leucocephala Lam de Wit) mulai tahun 1986. Penggorok daun, Liriomyza huidobrensis pertama-tama dilaporkan menyerang tanaman sayuran di Jawa pada tahun 1995 dan kemudian menyebar luas di banyak tempat di Indonesia.

Pada awal tahun 2000, dua hama baru, yaitu penggorok daun, Liriomyza sativae,dan kepik sayuran, Nesidiocoris tenuis, menginfestasi tanaman sayuran, terutama tomat, dan sampai saat ini kedua serangga hama tersebut merupakan hama penting pada tanaman tomat di Sulawesi Utara.Kepik pepaya, Paracoccus marginatus pertama-tama ditemukan di Jawa pada tahun 2008 dan menyebar dengan cepat ke banyak daerah di Indonesia dan kemudian ditemukan mulai menginfestasi tanaman pepaya di Manado pada Agustus tahun 2009.

Maret 2011 terjadi ledakan populasi hama ulat bulu sejenis Lymantria sp. (Lepidoptera: Lymantriidae) yang menyerang tanaman mangga di Probolinggo, Jawa Timur, kemudian menyebar ke daerah lain di pulau Jawa, yang diduga sebagai akibat terjadinya perubahan cuaca, terutama musim hujan yang berkepanjangan. Terjadi pula ledakan populasi hama yang lain seperti ulat ngengat bertanduk belakang, anggota dari famili Spingidae di beberapa tempat di pulau Jawa.

Perlindungan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit sangatlah penting untuk mengendalikan hama-hama yang menyerang tanaman pertaniansehingga mengakibatkan kerugian bagi petani. Pemahaman tentang jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT), ekologi hama dan musuh-musuh alami, terutama faktor-faktor yang memengaruhi dinamika populasi, menjadi penting dalam program perlindungan tanaman.

Karantina tumbuhan menjadi salah satu cara yang efektif untuk mencegah masuknya hama atau penyakit baru ke Indonesia. Pemahaman tentang metode-metode pengendalian hama secara kultural (budidaya tanaman sehat), mekanik, fisik, hayati, genetik dan kimia menjadi sangat penting dalam program perlindungan tanaman untuk menekan populasi hama sehingga produksi dan kualitas hasil pertaniandapat dipertahankan.

REVIEW Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman

Buku Sejenis Lainnya »