Jalan-jalan Seputar Jawa Timur : Bedah Pasar SURAMADUMA (Surabaya-Madura-Malang)

  • Cover Jalan-jalan Seputar Jawa Timur : Bedah Pasar SURAMADUMA (Surabaya-Madura-Malang)
  • Cover Jalan-jalan Seputar Jawa Timur : Bedah Pasar SURAMADUMA (Surabaya-Madura-Malang)
Rp 45.000
Hemat Rp 15.750
Rp 29.250
Judul
Jalan-jalan Seputar Jawa Timur : Bedah Pasar SURAMADUMA (Surabaya-Madura-Malang)  
No. ISBN
9789792261967
Penulis
Tanggal terbit
November - 2010
Jumlah Halaman
104
Berat Buku
-
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
160x200mm
Kategori
Pariwisata
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
Stok Tidak Tersedia
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya


Wisata Bedah Pasar-Pasar Legenda dan Unik Seputar Tanjung Bumi Madura-Surabaya-dan Malang

Berbicara mengenai pasar, menurut ramalan Jayabaya, "Pasar Ilang Kumandange, Kali Ilang Kedunge". Kutipan dari Sang Jayabaya ini kira-kira artinya, 'Pasar hilang hiruk pikuknya, bersamaan dengan sungai-sungai dihilangkan liang-liang resapannya'. Kehidupan para jasad pembuat resapan air, seperti yuyu, lele, belut, cacing, angga-angga dan keong, serta berbagai kehidupan biota sungai lainnya. Kemudian ditutup dengan semen. Terciptalah kini, turap-turap sepanjang sungai yang tidak ramah lagi akan kehidupan dan penghidupan alami yang sudah turun-temurun ribuan tahun, akibatnya, memperderas arus sungai dan banjir di mana-mana dan jebolnya tanggul penahan buatan manusia.

Hal ini menggambarkan bila pasar menjadi bisu dan sunyi, kita belanja dengan membisu, memilih barang dengan membisu, ke sana-kemari membawa barang belanjaan sendiri, tak bisa tawar-menawar dan berkelakar, tidak bisa senyum yang tulus, tidak mengantre lama-lama seperti "keong", tapi membayar lebih. Harga bisa diatur dengan teknologi komputer mana yang dinaikan dan diturunkan, seolah murah pada beberapa produk, padahal mahal pada produk lainnya.

Hanya konsumen yang cerdik yang bisa mengambil keutungan dari situasi "perang harga" antar swalayan atau "perang produk", kendatipun harus ke pasar tradisional untuk melengkapi daftar belanja, bisa juga ikut "ngadem" di kala kepanasan, sambil mencari informasi produk yang promo.

REVIEW Jalan-jalan Seputar Jawa Timur : Bedah Pasar SURAMADUMA (Surabaya-Madura-Malang)