Takdir - Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855 (Edisi Peta Perang Jawa)

  • Cover Takdir - Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855 (Edisi Peta Perang Jawa)
  • Cover Takdir - Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855 (Edisi Peta Perang Jawa)
Rp 99.000
Hemat Rp 14.850
Rp 84.150
Judul
Takdir - Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855 (Edisi Peta Perang Jawa)  
No. ISBN
9786024122157
Penulis
Penerbit
Tanggal terbit
Maret - 2016
Jumlah Halaman
512
Berat Buku
600 gr
Jenis Cover
Soft Cover
Dimensi(L x P)
150x230mm
Kategori
Sejarah Indonesia
Bonus
-
Text Bahasa
Indonesia ·
Lokasi Stok
Gudang Penerbit
WHY CHOOSE US?
TERLENGKAP + DISCOUNTS
Nikmati koleksi buku terlengkap ditambah discount spesial.
FAST SHIPPING
Pesanan anda langsung diproses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006.
LOWEST PRICE
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Sebagai nenek moyang dan pejuang yang kemudian menjadi pahlawan nasional, Kanjeng Pangeran Diponegoro telah mewariskan kebanggaan tersendiri. Dalam tubuh kami mengalir darah seorang pejuang yang kegigihannya diakui oleh musuh-musuhnya. Tetapi, dalam kebanggaan itu juga melekat beban dan tanggung jawab untuk menjaga nama baik beliau.

Penangkapan dan pembuangan Sang Pangeran (1830-1855) menyisakan penderitaan yang dalam pada ibu, istri-istri, putra-putri, dan generasi penerusnya. Keturunan Kanjeng Pangeran Diponegoro yang ada di Pulau Jawa mengalami penderitaan panjang dengan menyandang stempel keturunan pemberontak yang terus dikejar-kejar pemerintah penjajahan, kasultanan, dan kasunanan. Mereka hidup bagai binatang di dalam hutan yang selalu menjadi buruan dan terpaksa melepas segala gelar keningratan, menjadi rakyat biasa, sambil terus melakukan perlawanan.

Nasib keturunan Kanjeng Pangeran Diponegoro di pembuangan tidak kalah menyakitkan. Mereka hidup di tanah asing dan tidak pernah diizinkan kembali ke tanah nenek moyang di Jawa sampai menjelang kemerdekaan.

Keturunan Kanjeng Pangeran Diponegoro berserakan, terpisah dan tidak pernah saling mengenal karena jarak dan waktu, hingga Allah mengizinkan mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di bekas kediaman Kanjeng Pangeran Diponegoro di Tegalrejo, Yogyakarta, pada tahun 2012 lalu, 187 tahun setelah kediaman itu dibumihanguskan Belanda.

REVIEW Takdir - Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855 (Edisi Peta Perang Jawa)

Buku lainnya oleh penerbit - Kompas »

Buku Sejenis Lainnya »